![]() |
| Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri saat safari ramadan |
PADANG , politicnewss.id – Momentum Safari Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, untuk menyapa langsung masyarakat di Masjid Mardhatillah, Jalan Raya Rimbo Tarok, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (22/2/2026).
Dalam sambutannya, Evi Yandri menyampaikan bahwa Ramadan telah memasuki hari ke-5 malam, bahkan sebagian umat sudah memasuki hari ke-6. Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai ajang memperkuat iman dan kebersamaan.
Suasana semakin semarak ketika Evi Yandri membagikan mukenah, tas sekolah, dan sembako kepada anak-anak serta warga yang mampu menjawab pertanyaan yang ia ajukan.
“Siapa anak-anak yang hadir masuk masjid dan bisa jawab pertanyaan saya, akan dapat hadiah ada tas, mukenah dan sembako,” ujar Evi Yandri disambut antusias jamaah.
Ia mengaku bangga melihat Masjid Mardhatillah tetap ramai diikuti anak-anak dan remaja. Menurutnya, kondisi ini patut disyukuri di tengah kekhawatiran banyaknya masjid yang mulai sepi jamaah.
“Saya sangat khawatir beberapa tahun ke depan, masjid sepi jemaah sehingga tinggal imam dan garin saja,” ungkapnya.
Untuk menarik minat generasi muda, Evi Yandri bahkan mengusulkan agar masjid menyediakan fasilitas WiFi.
“Kini anak-anak selalu pegang HP, sehingga diharapkan ada WiFi di masjid,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi narkoba serta merangkul para pengguna untuk segera mendapatkan pengobatan dan pembinaan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Evi Yandri menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pembangunan Masjid Mardhatillah Kuranji.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Safari Ramadan juga menghadirkan tiga orang mantan pengguna narkoba dan mantan ODGJ sebagai bentuk motivasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa perubahan ke arah yang lebih baik itu memungkinkan.
Sementara itu, Ketua Tim Safari Ramadan yang juga Ketua Yayasan Pelita Jaya Insani (YPJI), Syafrizal, mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan jika ada anggota masyarakat yang mengalami gangguan mental.
“Jangan biarkan anak-anak ataupun kamanakan kito dalam kondisi gangguan jiwa dan juga terjerumus narkoba, karena akan semakin membahayakan mereka,” tegas Syafrizal.
Safari Ramadan ini menjadi momentum tidak hanya untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga mendorong kepedulian sosial dan penyelamatan generasi muda dari ancaman narkoba serta gangguan mental di tengah masyarakat.
