Pemprov Sumbar Perkuat Kolaborasi dengan Sawahlunto, Genjot Hilirisasi dan Mitigasi Bencana

 

Rakor Gubernur Sumbar dan Pemko Sawahlunto 

SAWAHLUNTO, politicnewss.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mengintensifkan sinergi pembangunan dengan pemerintah kabupaten dan kota melalui rapat maraton selama 10 hari terakhir. Terbaru, rapat koordinasi (Rakor) digelar bersama Pemerintah Kota Sawahlunto di Kantor Wali Kota Sawahlunto, Minggu (01/03/2026).

Rakor dipimpin langsung Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dan dihadiri Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, serta jajaran kepala OPD dari kedua pemerintahan.

Dalam arahannya, Mahyeldi menegaskan pentingnya sinkronisasi program strategis guna mempercepat pembangunan di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan potensi kebencanaan yang masih membayangi daerah.

Baca Juga : Safari Ramadan di Pariaman, Pemprov Sumbar Tegaskan Arah Pembangunan dan Gelontorkan Bantuan Miliaran Rupiah

Baca Juga : Safari Ramadan di Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Ajak Siapkan Generasi Beriman Sambut Bonus Demografi

“Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat saat ini berada di angka 3,37 persen. Ini menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus semakin kompak dan saling mendukung,” tegas Mahyeldi.

Ia menekankan bahwa setiap program pembangunan harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana harus terintegrasi dalam setiap perencanaan, mengingat kondisi geografis Sumbar yang rawan gempa, longsor, dan banjir.

Tak hanya itu, Gubernur juga mendorong percepatan hilirisasi sebagai strategi utama mendongkrak ekonomi daerah. Menurutnya, potensi sumber daya yang dimiliki daerah, termasuk Kota Sawahlunto, harus dioptimalkan melalui pengolahan dan peningkatan nilai tambah.

“Kita tidak bisa lagi hanya menjual komoditas mentah. Hilirisasi harus menjadi fokus bersama agar produk memiliki nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam Rakor tersebut, Mahyeldi turut menyampaikan bahwa Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Sawahlunto saat ini masih menunggu terbitnya petunjuk teknis dari Kementerian Dalam Negeri. Ia berharap dana tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur, khususnya yang mendukung sektor produktif.

Sementara itu, Jeffry Hibatullah menyatakan komitmen Pemko Sawahlunto untuk memperkuat kolaborasi dan memastikan program daerah selaras dengan kebijakan strategis provinsi. Ia juga menegaskan kesiapan daerahnya dalam mendukung agenda hilirisasi melalui pengembangan potensi unggulan serta peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.

Baca Juga : Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Strategis, Ekonomi 3,37 Persen Jadi Sorotan

Baca Juga : Antisipasi Macet Parah Lebaran 2026, Gubernur Mahyeldi Ansharullah Turun Langsung Cek Jalur Alternatif

Melalui Rakor ini, diharapkan arah pembangunan antara pemerintah provinsi dan kota semakin terintegrasi, responsif terhadap tantangan, dan berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat.