![]() |
| Gubernur Mahyeldi saat rakor |
PADANG, politicnewss.id — Gebrakan ekonomi kreatif berbasis nagari di Sumatera Barat mulai menunjukkan hasil nyata. Program Nagari Creative Hub (NCH) yang digagas Pemprov Sumbar terbukti mampu mendongkrak UMKM lokal hingga menembus pasar digital nasional.
Salah satu contoh sukses terlihat di Nagari Sikalang, Sawahlunto. Di sana, pelaku UMKM kini makin aktif, produk lokal sudah merambah platform besar seperti Shopee dan TikTok, serta kegiatan pembinaan masyarakat berjalan rutin dan terarah.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar proyek, tapi strategi besar membangun identitas ekonomi daerah dari nagari.
Baca Juga : Asrama Jadi Solusi Kunci, Sekda Sumbar Soroti Akses Pendidikan di Mentawai
Baca Juga : Tegas, Gubernur Mahyeldi Dorong Produk Lokal Jadi Prioritas Utama Pembangunan Sumbar
“Melalui NCH, kita hadirkan ruang kolaborasi untuk mendorong ekonomi kreatif, inovasi masyarakat, dan kapasitas generasi muda dalam teknologi digital,” tegas Mahyeldi saat Rakor di Padang.
Lebih jauh, Mahyeldi menekankan perubahan paradigma: nagari bukan lagi objek pembangunan, tapi subjek utama yang mandiri dan produktif.
Target Besar 2026: 10 Nagari Baru Pemprov Sumbar kini membidik ekspansi besar dengan menghadirkan 10 Nagari Creative Hub baru pada 2026. Program ini akan digarap lebih serius melalui kolaborasi lintas OPD agar lebih efektif dan berkelanjutan.
“Program ini harus terarah, efisien, dan berdampak nyata. Kunci utamanya adalah sinergi,” tegas Mahyeldi.
Sementara itu, Kepala DPMD Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menyoroti pentingnya strategi yang matang.
“Kita butuh rencana aksi terukur, sinergi lintas sektor, serta penguatan generasi muda lewat pelatihan dan literasi digital,” ujarnya.
Nagari Jadi Mesin Ekonomi Baru Dengan dukungan penuh lintas sektor, Pemprov Sumbar optimistis NCH akan menjadi mesin penggerak ekonomi kreatif dari akar rumput, sekaligus memperkuat kemandirian nagari di tengah era digital.
Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Dukung Pembatasan Medsos Anak, Soroti Peran Keluarga di Era Digital
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin nagari-nagari di Sumbar akan menjadi pusat ekonomi kreatif baru yang diperhitungkan secara nasional.
