Iklan

140 Laptop Disalurkan ke Dua SMA di Padang, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Dorong Percepatan Digitalisasi Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026, 9:52:00 AM WIB Last Updated 2026-08-28T02:52:25Z

 

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri

PADANG, politicnewss.id — Upaya memperkuat digitalisasi pendidikan di Sumatera Barat terus mendapat dukungan. Sebanyak 140 unit laptop disalurkan ke dua sekolah menengah atas (SMA) negeri di Kota Padang melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman.


Bantuan tersebut diberikan kepada SMAN 17 Padang sebanyak 80 unit laptop dan SMAN 12 Padang sebanyak 60 unit. Seluruh perangkat telah diterima pihak sekolah dan diharapkan segera dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran berbasis teknologi.


Evi Yandri mengatakan, pemilihan kedua sekolah tersebut bukan tanpa alasan. SMAN 17 Padang merupakan salah satu sekolah yang relatif baru, sementara SMAN 12 Padang termasuk sekolah yang membutuhkan dukungan setelah terdampak bencana hidrometeorologi.


Menurutnya, bantuan perangkat digital tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pemerataan fasilitas pendidikan sekaligus mempercepat transformasi pembelajaran di sekolah.


"Tujuan pemberian laptop ini sejalan dengan program pemerintah dalam mempercepat digitalisasi pendidikan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu sekolah dan siswa dalam mengikuti perkembangan teknologi," ujar Evi.


Ia menilai kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena itu, pendidikan harus menjadi salah satu perhatian utama dalam membangun generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.


Evi menyebut pembangunan infrastruktur saja tidak cukup untuk membawa daerah dan negara menuju kemajuan. Menurutnya, peningkatan kualitas manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan di berbagai sektor.


"Kalau SDM kita bagus, daerah dan negara akan lebih mudah berkembang dan maju. Sebaliknya, kalau kualitas SDM lemah, tentu akan sulit bagi kita mengejar kemajuan," katanya.


Saat meninjau pemanfaatan bantuan laptop di kedua sekolah tersebut, Evi juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar.


Ia meminta siswa memanfaatkan teknologi bukan sekadar untuk hiburan, tetapi sebagai sarana memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan dan mengembangkan potensi diri.


"Fokuslah belajar, tingkatkan kemampuan dan bentuk karakter melalui kegiatan-kegiatan positif, termasuk ekstrakurikuler. Jangan hanya mengejar nilai, tetapi juga bangun karakter dan keterampilan," pesannya.


Menurut Evi, perkembangan teknologi dan arus globalisasi membuat persaingan antargenerasi semakin terbuka. Karena itu, siswa Sumatera Barat harus dipersiapkan agar memiliki kemampuan yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun global.


Di sisi lain, ia mengingatkan para siswa untuk menjaga pergaulan dan menjauhi berbagai aktivitas yang dapat merusak masa depan.


Ia menyinggung sejumlah persoalan yang saat ini menjadi perhatian, mulai dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, seks bebas hingga judi online.


"Jangan coba-coba dan jangan ikut-ikutan. Sekali terjerumus, dampaknya bisa panjang dan menghancurkan masa depan," tegasnya.


Evi juga meminta pihak sekolah memperkuat pengawasan terhadap siswa. Para guru, menurutnya, tidak hanya bertugas menyampaikan pelajaran, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menjaga anak didik dari lingkungan yang berisiko.


Ia mendorong tenaga pendidik meningkatkan pengetahuan mengenai narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya, termasuk mengenali indikasi siswa yang membutuhkan perhatian lebih.


"Semakin kita peduli terhadap siswa, semakin cepat pula kita bisa mengetahui jika ada persoalan. Masa depan daerah dan negara berada di tangan generasi muda. Karena itu, mereka harus dijaga dan dibimbing bersama-sama," ujarnya.


Selain meminta laptop dimanfaatkan secara maksimal, Evi juga mengingatkan pihak sekolah agar merawat seluruh perangkat yang telah diberikan.


Menurutnya, bantuan tersebut merupakan fasilitas bersama yang harus dijaga sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat bagi lebih banyak peserta didik.


Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumbar, Mahya, turut mengapresiasi bantuan tersebut. Ia berharap perangkat yang diterima sekolah benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran dan memperkuat penerapan teknologi di lingkungan pendidikan.


"Perangkat ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung digitalisasi pendidikan. Selain digunakan, tentu harus dirawat agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang dan digunakan oleh lebih banyak siswa," kata Mahya.


Pihak SMAN 17 Padang dan SMAN 12 Padang juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Evi Yandri. Bantuan tersebut dinilai menjadi tambahan fasilitas penting bagi sekolah dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran berbasis digital.


Dengan tambahan 140 unit laptop, kedua sekolah diharapkan semakin siap mengikuti perkembangan pendidikan berbasis teknologi sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi siswa untuk belajar, berkreasi dan mengembangkan kemampuan di era digital.

Komentar

Tampilkan

  • 140 Laptop Disalurkan ke Dua SMA di Padang, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Dorong Percepatan Digitalisasi Pendidikan
  • 0

Terkini