Iklan

Perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun Dimulai 7 September, Sejumlah Wilayah Kota Padang Bersiap Alami Gangguan Air

Sabtu, 05 September 2026, 6:17:00 PM WIB Last Updated 2026-09-05T11:17:23Z
Informasi Perumda AM Padang

PADANG, politicnewss.id — Perumda Air Minum Kota Padang akan melakukan pekerjaan perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun mulai Senin, 7 September 2026. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan infrastruktur dan pelayanan air minum bagi pelanggan serta masyarakat.


Informasi yang disampaikan melalui materi sosialisasi Perumda Air Minum Kota Padang menyebutkan pekerjaan ini masuk dalam rangkaian “pekerjaan tanggap darurat perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun.”


“Langkah selanjutnya adalah pemulihan infrastruktur air minum pada Accelerator 2 yang akan dimulai pada Senin, 7 September 2026.”


Perbaikan ini dilakukan setelah proses pengecekan dan persiapan pekerjaan. Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum melalui PT Hutama Karya telah menyelesaikan checklist dokumen pelaksanaan pekerjaan.


Aliran Air Berpotensi Terganggu


Selama pekerjaan berlangsung, sejumlah kawasan pelayanan diperkirakan mengalami gangguan pendistribusian air. Kondisinya berbeda-beda, mulai dari air hanya mengalir pada siang hari, hanya pada malam hari, hingga tidak mengalir pada siang dan malam hari.


Beberapa wilayah yang tercantum dalam informasi antara lain Batang Kapeh, Tamtis, GOR, Alai Belakang Pasar, Gunung Semeru SMA 3, Kampung KB, Perjuangan, UK, Sumatra, Pauh, S. Parman, Jalan Jakarta, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Jawa Dalam, Pulau Karam, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, Ganting, Lubuk Lintah, Wahidin, Pemancungan, Palinggam, Berok, Batang Harau hingga Alang Laweh.


Sementara itu, sejumlah kawasan lainnya disebut mengalami gangguan pada malam hari, di antaranya Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Kali, Pondok Mungil Ampang, Jalan Bakhti Alai, Anyelir Flamboyan, Belanti Barat, Belanti Raya, Pramuka, Pekan Baru, Banda Pulau Karam, Kampung Sabalah, Cokro, Tanah Baroyo, Dobi, Nipah Raya, Siliungkang Imam Bonjol, Banda Olo, Patimura, Banda Dama, M. Yamin, Ujung Belakang Olo, Belakang Makam Lolong, Parak Gadang, Parak Pisang, hingga Kehakiman Belakang PLN.


Ada pula kawasan yang masuk kategori berpotensi tidak mendapatkan aliran air pada siang dan malam hari, seperti Purus 1, sebagian Purus 2, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Puruih Belakang Tenis, Rohana Kudus, Kenzi Futsal Parak Salai, Puskesmas Parak Salai dan Pasopati.


Pelanggan Diminta Bersiap


Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan terdampak agar melakukan persiapan sebelum pekerjaan dimulai, terutama dengan menyediakan cadangan air untuk kebutuhan sehari-hari.


“Karena pekerjaan ini memakan waktu, kami menghimbau kepada pelanggan untuk menampung air sebanyak-banyaknya sebagai cadangan.”


Pelanggan juga diminta menghemat penggunaan air dan memastikan keran air dimatikan setelah selesai digunakan.


Bagi pelanggan yang terdampak dan mengalami kondisi tidak mengalir, Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan adanya layanan mobil tangki secara gratis.


Mohon Dukungan Masyarakat


Perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun ditujukan untuk memperkuat sistem produksi, menjaga kualitas air minum, memperkuat infrastruktur pelayanan, serta memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada pelanggan dan masyarakat.


Perumda Air Minum Kota Padang juga meminta doa, dukungan, dan pengertian masyarakat selama pekerjaan berlangsung.


“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami mengupayakan agar pekerjaan dapat segera selesai dan pelayanan air kembali normal.”


Untuk informasi dan layanan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Call Center 1500030 atau layanan WhatsApp 0811669123.


Masyarakat diimbau tidak panik, namun segera menyiapkan persediaan air bersih sebelum pekerjaan dimulai pada 7 September 2026.

Komentar

Tampilkan

  • Perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun Dimulai 7 September, Sejumlah Wilayah Kota Padang Bersiap Alami Gangguan Air
  • 0

Terkini