Dorong Ekonomi Syariah Nasional, Gubernur Mahyeldi Serahkan Rekomendasi Wakaf Internasional ke Menteri Agama

 

Gubernur Mahyeldi saat bertemu Menteri Agama

JAKARTA, politicnewss.id — Upaya memperkuat peran wakaf dan dana umat dalam pembangunan nasional terus digencarkan. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara langsung menyerahkan dokumen rekomendasi hasil Seminar Wakaf Internasional kepada Menteri Agama Republik Indonesia dalam pertemuan strategis di Ruang VIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Penyerahan rekomendasi ini menjadi langkah konkret Pemprov Sumbar dalam mendorong pengelolaan wakaf dan dana umat agar lebih produktif, profesional, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah ikhtiar bersama agar wakaf dan dana umat tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga : Bertemu di Rakornas, Gubernur Mahyeldi Sampaikan Terima Kasih Langsung ke Presiden Prabowo

Baca Juga : Pemprov Sumbar Gelar Rakor Pemutakhiran Data Dokumen R3P

Rekomendasi tersebut merupakan hasil Seminar Wakaf Internasional yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada 14–16 November 2025, yang menghadirkan berbagai pemikiran strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah secara berkelanjutan.

Mahyeldi menegaskan, potensi besar dana umat seperti zakat dan wakaf dapat menjadi motor pembangunan daerah apabila dikelola dengan tata kelola yang baik dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang.

Menurutnya, audiensi dengan Menteri Agama RI ini tidak sekadar seremoni penyerahan dokumen, melainkan momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menyelaraskan kebijakan pengelolaan ekonomi syariah.

Baca Juga : Perumda Air Minum Padang Salurkan Bantuan Pipa Irigasi untuk Warga Lambung Bukit

Baca Juga : Kerja Keras Perumda AM Padang Pulihkan Layanan Air Pasca Bencana, Pelayanan Kini Capai 99 Persen

“Ini adalah langkah awal menuju implementasi nyata pengelolaan wakaf dan dana umat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di Sumatera Barat,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardiato, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumbar Mustafa beserta jajaran.