![]() |
| Anggota DPRD Kota Padang Mulyadi Muslim saat memberikan hadiah kepada peserta |
PADANG, politicnewss.id – Pesantren Al-Qur’an ke-15 yang diselenggarakan Komunitas Cinta Al-Qur’an Pauh berlangsung khidmat dan penuh semangat di Masjid Raya Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kamis-Sabtu (19-21 Februari 2026). Kegiatan Ramadan ini diikuti sekitar 400 ibu-ibu utusan dari seluruh kelurahan di Kecamatan Pauh.
Salah satu pemateri utama, Mulyadi Muslim yang juga anggota DPRD Kota Padang, menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas interaksi umat dengan Al-Qur’an. Menurutnya, hubungan dengan kitab suci tidak boleh berhenti sekadar membaca.
“Interaksi dengan Al-Qur’an harus naik kelas. Dari membaca, meningkat menjadi mentadabburi. Tadabbur maknanya merenungi, meresapi, dan menjiwai ayat demi ayat yang kita baca,” ujar Mulyadi di hadapan ratusan peserta.
Kegiatan diawali setiap hari dengan shalat dhuha dan pembacaan Al-Ma’tsurat, kemudian dilanjutkan penyampaian materi yang diselingi ice breaking serta pemberian reward untuk membangun antusiasme peserta. Lima materi utama yang diangkat meliputi psikososial, tadabbur Al-Qur’an, totalitas beribadah di bulan Ramadan, akidah yang lurus, serta kembali kepada fitrah.
Sejumlah pemateri turut hadir, di antaranya dr. Fitria Heny, Ustadzah Salhayani, Ust. Rahmadi Kurnia, dan Ust. Akmal Ahmad.
Dalam pemaparannya, Mulyadi menekankan bahwa Al-Qur’an harus diimani, dibaca, ditadabburi, diamalkan, dan dihafalkan. Ia juga mengingatkan pentingnya memulai setiap aktivitas dengan basmalah sebagai bentuk memohon keberkahan dan perlindungan Allah SWT.
Mengutip firman Allah dalam Q.S. Adz Dzariyat ayat 56 tentang tujuan penciptaan manusia untuk beribadah, ia menegaskan perlunya memperbaiki kualitas shalat sebagai tiang agama.
“Perbaiki shalat, karena shalat adalah pertemuan seorang hamba dengan Tuhannya,” tegasnya, sembari mengajak peserta menjaga kekhusyukan dan pemahaman dalam setiap ibadah.
Pesantren Al-Qur’an ke-15 ini juga dihadiri perwakilan Gubernur yang diwakili Sekretaris Daerah, anggota DPR RI, anggota DPRD Kota Padang, serta unsur MUI Kota Padang. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bukti kuat dukungan terhadap upaya membumikan Al-Qur’an di tengah keluarga dan masyarakat.
Baca Juga : Sambut Ramadan, Warga RT 03 Rahaka Griya Permai Perkuat Silaturahmi dan Gotong Royong
Baca Juga : Anggota DPRD Padang Mulyadi Muslim Salurkan Bantuan Karpet untuk Musala Al Ikhlas
Di akhir kegiatan, Mulyadi berharap lahirnya kelompok FGD kajian Al-Qur’an mingguan yang berkelanjutan di Kecamatan Pauh. Ia juga mendorong para ibu untuk menanamkan pendidikan berbasis Al-Qur’an kepada anak-anak serta mengajak seluruh anggota keluarga semakin akrab dengan kitab suci.
“Ramadan adalah momentum kembali kepada fitrah. Jadikan Al-Qur’an bukan hanya bacaan, tetapi cahaya yang menuntun setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.

