![]() |
| Ketua DPRD Sumbar Muhidi saat reses bersama KWT |
PADANG, politicnewss.id — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menggelar kegiatan reses bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Pauh, Minggu (8/2/2026), yang berlangsung di rumah tengah sawah. Kegiatan tersebut diikuti oleh 13 KWT dari berbagai kelurahan di Kecamatan Pauh.
Dalam pertemuan itu, Muhidi menegaskan pentingnya fokus dalam mengembangkan usaha agar benar-benar memberi dampak ekonomi bagi keluarga. Menurutnya, salah satu kelemahan yang kerap terjadi adalah terlalu banyak mencoba berbagai usaha tanpa perencanaan matang.
“Kelemahan kita selama ini, sebelum satu usaha terlihat hasilnya, sudah ikut-ikutan mencoba usaha lain. Akibatnya tidak berkembang. Dalam berusaha, harus sampai tujuan dulu. Jika hasilnya sudah memenuhi kebutuhan keluarga, barulah kita berbicara investasi ke usaha lain,” ujar Muhidi.
Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sumbar di Padang, Perencanaan Jalan dan Skala Prioritas Jadi Sorotan
Baca Juga : Ketua DPRD Sumbar Serap Aspirasi Ojol, Bahas Regulasi hingga Pelatihan UMKM
Ia juga mengingatkan agar masyarakat mampu membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Fokus pada kebutuhan dinilai menjadi kunci utama keberhasilan usaha.
“Selera ingin semuanya, tapi bekerjalah berdasarkan kebutuhan. Penuhi kebutuhan dulu. Kalau sudah sukses, baru kembangkan ke usaha yang lain,” tambahnya.
Muhidi menyebutkan, pemberdayaan masyarakat—terutama kelompok wanita tani—menjadi salah satu fokus utama DPRD Sumbar. Ia meyakini, ketika perempuan bergerak dan produktif, maka kemajuan keluarga dan lingkungan akan ikut terdorong.
“Kalau wanitanya sudah bergerak, tentu keluarganya akan lebih maju. Di lapangan kita lihat ada yang beternak ayam, kambing, ikan, hingga mengembangkan berbagai keterampilan lainnya. Semua itu harus disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing kelompok,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muhidi menekankan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas peralatan, namun harus dibarengi dengan peningkatan skill, keterampilan, dan pengetahuan, agar kelompok benar-benar mandiri secara ekonomi.
Baca Juga : Reses di GUO Kuranji, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Warga Terdampak Bencana
“Ke depan tantangan semakin besar. Kalau masyarakat tidak menyiapkan pengetahuan, keterampilan, dan kejujuran dalam berusaha, mereka akan tertinggal. Karena itu, bantuan harus berkelanjutan dan amanah,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sumbar Muhidi bersama Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, juga menyerahkan bantuan gerobak kepada warga tani yang terdampak bencana sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemulihan ekonomi masyarakat.
