![]() |
| Gubernur Sumbar saat safari ramadan di Bukittinggi |
BUKITTINGGI, politicnewss.id — Suasana hangat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Nurul Huda Panganak, Puhun Pintu Kabun, Kota Bukittinggi, saat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah, Jumat (27/2/2026).
Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Mahyeldi menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat pembinaan generasi muda.
“Kita perlu memberikan perhatian serius kepada generasi muda kita. Jumlah mereka besar, dan sebentar lagi kita akan memasuki masa bonus demografi. Kalau tidak dibimbing dengan iman dan pendidikan yang baik, mereka bisa terpengaruh oleh hal-hal yang tidak baik,” tegas Mahyeldi.
Baca Juga : Ketukan Sahur Mahyeldi Ansharullah Bawa Harapan bagi Keluarga Ises di Payakumbuh
Menurutnya, generasi muda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dipersiapkan dengan bekal ilmu, akhlak, dan keimanan yang kuat agar mampu membawa daerah ke arah yang lebih baik.
“Kalau hari ini tidak kita siapkan, maka ke depan kita bisa kekurangan pemimpin yang beriman dan berakhlak. Ramadan adalah momen terbaik untuk memperkuat pendidikan jiwa dan karakter,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, lanjut Mahyeldi, terus mendorong berbagai program pembinaan generasi, salah satunya melalui kegiatan Pesantren Ramadan di sekolah-sekolah. Program ini diharapkan mampu membiasakan anak-anak dan remaja dengan aktivitas keagamaan serta memperkuat karakter sejak dini.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan program-program strategis pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung operasional dan kegiatan keagamaan masjid. Bantuan itu antara lain hibah Rp50 juta dari Pemprov Sumbar, 40 mushaf Al-Qur’an dari Biro Kesra Sumbar, bantuan kain sarung bagi lima fakir miskin, Rp3 juta dari Baznas Sumbar untuk petugas masjid, Rp10 juta dari Bank Nagari, 40 mushaf Al-Qur’an dari Kanwil Kemenag Sumbar, serta Rp10 juta dari Jamkrida Sumbar.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar di kota tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran Pemprov Sumbar yang telah memilih Bukittinggi sebagai salah satu lokasi tujuan Safari Ramadan tahun ini,” ujarnya.
Pengurus Masjid Nurul Huda Panganak, Muhammad Syafi’i, juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap dukungan tersebut dapat semakin memakmurkan masjid dan meningkatkan semangat ibadah jamaah.
Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Ajak Warga Payakumbuh Perkuat Iman dan Siapkan Generasi Emas Sumbar
Usai kegiatan di Masjid Nurul Huda Panganak, Gubernur melanjutkan agenda dengan menyerahkan bantuan ke Masjid Jami’ Gantiang Sawah Laweh di Pulai Anak Aia, Kota Bukittinggi, berupa hibah Rp25 juta dan 25 mushaf Al-Qur’an.
Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, alim ulama, serta jamaah yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan.
