![]() |
| Wagub Sumbar Vasko |
PADANG PARIAMAN, politicnewss.id — Pascadilanda bencana hidrometeorologi, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi memasuki fase krusial pemulihan. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa daerah kini berada pada masa transisi dari tahap tanggap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk percepatan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Menurut Vasko, fase ini jauh lebih menantang dibanding masa penyelamatan dan pengungsian. Selain membutuhkan dukungan anggaran besar untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak, pemerintah juga harus memastikan roda perekonomian masyarakat kembali berputar.
Baca Juga : Mahyeldi Desak Percepatan TKD, Komisi II DPR RI Siap Kawal Pemulihan Bencana Sumbar
“Kita sudah melewati fase penyelamatan dan pengungsian. Sekarang kita masuk ke fase ketiga, yaitu rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur terdampak serta pemulihan ekonomi. Ini jauh lebih berat,” tegas Vasko saat Safari Ramadan di Masjid Raya Sunur, Korong Koto Rajo, Nagari Sunua Tangah, Kecamatan Nan Sabaris, Sabtu (21/2/2026).
Ia menekankan bahwa tantangan ke depan bukan sekadar membangun kembali rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki penghasilan dan kepastian ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ini tugas berat dan tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus dikeroyok bersama oleh pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Vasko juga mengapresiasi soliditas Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama jajaran kepolisian selama masa tanggap darurat. Ia menyebut komunikasi dan koordinasi dilakukan hampir tanpa jeda demi memastikan keselamatan warga terdampak.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
“Mari kita sama-sama berjuang. Mudah-mudahan pembangunan dan perbaikan infrastruktur bisa segera dilakukan dan rampung dalam waktu dekat agar ekonomi masyarakat kembali bergerak,” katanya.
Pemprov Sumbar juga menyiapkan strategi pemulihan jangka menengah yang mencakup percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, serta dukungan terhadap sektor-sektor ekonomi produktif.
Safari Ramadan ini menjadi momentum penting konsolidasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dalam memperkuat komitmen bersama membangun kembali Sumbar yang lebih tangguh pascabencana.
