![]() |
| Wagub Vasko saat safari ramadan di Dharmasraya |
DHARMASRAYA, politicnewss.id — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, memuji kuatnya kerukunan masyarakat Kabupaten Dharmasraya yang hidup berdampingan di tengah keberagaman suku dan latar belakang budaya. Menurutnya, harmoni sosial yang terjaga di daerah tersebut menjadi contoh nyata persatuan masyarakat Indonesia.
Hal itu disampaikan Vasko saat melakukan kunjungan Safari Ramadan di Masjid Raya Pasar Pulau Punjung, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga : Ketika Air Menjadi Simbol Kepercayaan: Perumda AM Padang Kantongi Sertifikat Halal
“Dharmasraya bukan hanya dihuni masyarakat Minangkabau, tetapi juga berbagai suku lain seperti Jawa, Sunda, Batak, Nias hingga Madura. Keberagaman ini justru menjadi kekuatan yang menjaga persatuan masyarakat,” ujar Vasko.
Ia menilai keharmonisan sosial yang terbangun di Dharmasraya tidak terlepas dari peran pemimpin daerah dan masyarakat yang mampu menjaga kebersamaan di tengah perbedaan.
“Pemimpin dan masyarakatnya hebat. Perbedaan tidak dijadikan persoalan, justru memperkuat persatuan di daerah ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Vasko juga menekankan pentingnya kepemimpinan daerah yang responsif dan bergerak cepat dalam mendorong pembangunan. Menurutnya, kecepatan pemerintah daerah dalam bekerja akan mempercepat realisasi berbagai program pembangunan, baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Ia juga menyinggung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya dengan nilai investasi hampir Rp300 miliar. Program ini merupakan kebijakan pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Sekolah tersebut nantinya diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan fasilitas lengkap, mulai dari asrama hingga sarana olahraga.
“Program ini diharapkan meningkatkan akses pendidikan sekaligus mendorong kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.
Dalam Safari Ramadan itu, Wagub juga menyalurkan sejumlah bantuan kepada pengurus masjid dan masyarakat. Bantuan tersebut antara lain dana Rp50 juta untuk masjid, wakaf Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar, bantuan Rp10 juta dari Bank Nagari untuk pembangunan masjid, bantuan Rp3 juta dari Baznas bagi pengurus masjid, serta 50 tas sekolah untuk anak-anak.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan dan sektor pendidikan.
Ia menjelaskan beberapa ruas jalan provinsi di wilayah Dharmasraya mengalami kerusakan cukup parah akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya pada jalur penghubung menuju Jalan Lintas Sumatera.
“Sekitar lima kilometer ruas jalan mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera karena menjadi jalur utama mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga mengusulkan rehabilitasi ruang kelas dan aula di SMA Negeri 1 Sitiung yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Baca Juga : 32 Pejabat Pemprov Sumbar Dilantik, Sekda Tekankan Integritas dan Pelayanan Maksimal
Seluruh usulan tersebut menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Sumbar untuk ditindaklanjuti secara bertahap demi mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di Dharmasraya.
