Perumda Air Minum Kota Padang Raih Sertifikat Halal, Wali Kota Resmikan Call Center 1500030

 

Wali Kota Padang saat menerima sertifikat halal untuk Perumda AM

PADANG, politicnewss.id  — Terobosan membanggakan kembali ditorehkan Perumda Air Minum Kota Padang. Badan usaha milik daerah itu resmi menerima sertifikat halal dan sekaligus melaunching call center 1500030 yang diresmikan langsung oleh Fadly Amran.

Direktur Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan bahwa pihaknya menjadi Perumda Air Minum pertama di Sumatera yang terverifikasi halal. Sertifikasi ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Padang dalam mendorong UMKM naik kelas, di mana salah satu syarat utama adalah penggunaan produk dan bahan bersertifikat halal.

“Air menjadi salah satu sumber utama dalam industri makanan dan minuman. Karena itu, penting memastikan air yang dikelola benar-benar memenuhi standar halal,” ujarnya.

Baca Juga : PDAM Lakukan Pengurasan Reservoir, Jamin Suplai Air Bersih Tetap Higienis dan Bebas Kontaminasi

Baca Juga : Selama Ramadan 1447 H, Perumda Air Minum Kota Padang Sesuaikan Jam Layanan dan Loket Pembayaran

Ia menjelaskan, proses sertifikasi memakan waktu sekitar 3 hingga 4 bulan, dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap 15 sumber air, termasuk wilayah Palukahan dan Bungus. Tim melakukan survei lapangan secara detail untuk memastikan seluruh proses produksi memenuhi standar kehalalan.


Call Center 1500030 dan Aplikasi “Kaba Aia

Dalam kesempatan yang sama, Perumda juga meluncurkan layanan call center 1500030. Layanan ini terintegrasi dengan berbagai divisi, mulai dari pelayanan pelanggan hingga distribusi.

Jika terjadi kebocoran, laporan akan langsung diteruskan ke divisi distribusi. Jika terkait administrasi atau pelayanan, akan terkoneksi ke divisi pelayanan. Bahkan, melalui aplikasi Kaba Aia yang terhubung dengan grup Telegram resmi, setiap laporan pelanggan langsung memiliki nomor ID dan ditindaklanjuti Tim Reaksi Cepat (TRC).

Tak hanya itu, Perumda kini mempermudah pembayaran rekening air. Pelanggan dapat membayar melalui seluruh bank, Pospay, Grab, LinkAja, hingga Shopee. Saat ini, sekitar 80 persen pembayaran sudah dilakukan melalui ponsel, tanpa harus datang langsung ke kantor.

“Kalau bayar langsung ada biaya tambahan. Melalui handphone lebih mudah dan efisien,” tambah Hendra.


BPJPH: Air PDAM Padang Sudah Halal

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sumbar–Riau, Ikrar Abdi, menyebut bahwa air yang dikelola Perumda Air Minum Kota Padang telah melalui proses pemeriksaan ketat.

“Air ini paling berat pemeriksaannya karena seluruh sumber harus dicek. Alhamdulillah, Kota Padang mempelopori air PDAM halal,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Padang menjadi salah satu dari tiga daerah di Sumatera yang ditunjuk sebagai balai layanan halal. Saat ini tersedia kuota 32.000 sertifikat halal untuk provinsi, dengan target besar bagi Kota Padang.

Dengan dukungan hampir 4.000 tenaga pendamping halal di Sumatera, termasuk sekitar 1.000 di Padang, percepatan sertifikasi kini semakin mudah, bahkan telah memanfaatkan teknologi AI untuk mempercepat verifikasi dokumen.

Wali Kota: Target 20.000 Sertifikasi Halal

Wali Kota Padang mengapresiasi langkah Perumda sebagai pionir air bersertifikat halal. Ia menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya soal produk, tetapi juga manajemen dan proses produksi.

“Kita menuju Kota Gastronomi. Target dari 35.000 kuota, minimal 20.000 sertifikasi untuk Kota Padang harus tercapai,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar restoran dan UMKM menampilkan sertifikat halal sebagai bentuk jaminan kualitas dan kepercayaan konsumen.


Baca Juga : Layanan Air Bersih di Padang Berangsur Pulih, Menteri PU Lakukan Peninjauan

Baca Juga : Wali Kota Padang: Pencopotan Direksi Bukan Solusi Atasi Krisis Air Bersih

Selain itu, Wali Kota meminta jajaran direksi menjalin komunikasi intensif dengan kementerian terkait untuk memastikan dukungan anggaran Rp700 miliar pada 2027 dapat terealisasi tepat waktu.

“Gerakan halal tidak terputus pada air saja, tetapi pada manajemen dan sistem kerja yang lebih baik,” pungkasnya.

Menurut Wali Kota Padang, dengan telah tersertifikasinya halal, PDAM melalui program CSR-nya juga menghadirkan kebijakan gratis pembayaran air untuk sekitar 800 rumah ibadah, khususnya umat Muslim. Program ini memastikan air yang digunakan untuk berwudhu kini telah tersertifikasi halal dan terjamin kualitasnya.

Langkah ini menegaskan komitmen Kota Padang sebagai daerah yang serius membangun ekosistem halal, sekaligus memperkuat daya saing UMKM dan industri kuliner di tingkat nasional.