Iklan

Pascabanjir Tanah Datar Jadi Prioritas, Menteri PU Siapkan Normalisasi Sungai dan Sekolah Rakyat

Kamis, 21 Mei 2026, 8:48:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T06:40:38Z
Menteri PU saat meninjau ke Tanah Datar

TANAH DATAR, politicnewss.id -  Pemerintah pusat mulai bergerak cepat menangani dampak banjir bandang sekaligus mendorong pembangunan sektor pendidikan di Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau langsung kawasan terdampak bencana di Batang Tompo Sitangkai hingga lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar, Kamis (21/5/2026).


Kunjungan diawali di Jorong Taruko, kawasan yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu. Di lokasi itu, pemerintah menyoroti kerusakan irigasi, jalan, dan sedimentasi sungai yang dinilai mengganggu aktivitas warga serta sektor pertanian.


Menteri PU menegaskan penanganan pascabencana kini menjadi prioritas utama, terutama untuk memastikan jaringan irigasi kembali berfungsi normal menjelang musim tanam.


Baca Juga : Wali Kota Padang Fadly Amran Sebut Perumda AM Padang Sudah Profesional


Baca Juga : Bundo Kanduang Garda Terdepan Pelestari Adat, Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Literasi dan Agama Kunci Lahirkan Generasi Unggul


“Fokus utama saat ini adalah pemulihan irigasi dan normalisasi sungai agar aktivitas masyarakat kembali berjalan dan produksi pertanian tidak terganggu,” ujar Dody.


Ia menyebut pemerintah pusat bersama daerah akan bergerak secara terpadu tanpa lagi membatasi penanganan berdasarkan kewenangan masing-masing instansi. Langkah tersebut juga dikaitkan dengan program nasional penguatan ketahanan pangan yang tengah didorong Presiden Prabowo Subianto.


Usai meninjau lokasi bencana, rombongan bergerak ke Nagari Tanjung Alam untuk melihat langsung area pembangunan Sekolah Rakyat yang digadang-gadang menjadi yang terbesar di Sumatera Barat.


Sekolah tersebut akan dibangun di atas lahan sekitar 16 hektare dengan kapasitas mencapai 3.000 siswa. Pemerintah juga merancang pembangunan gedung bertingkat serta akses jalan menuju kawasan pendidikan itu.


Menurut Menteri PU, proses pematangan lahan sedang berlangsung dan pembangunan fisik ditargetkan segera dimulai setelah seluruh tahapan awal selesai.


“Ini bukan sekadar pembangunan sekolah biasa, tetapi investasi besar untuk masa depan generasi muda Sumatera Barat,” katanya.


Gubernur Mahyeldi menyambut positif proyek tersebut dan memastikan pemerintah daerah siap mendukung penuh seluruh proses pembangunan.


Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat akan membuka akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat sekaligus menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumbar.


“Pendidikan menjadi kunci untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Mahyeldi.


Baca Juga : Sidang Paripurna DPRD Sumbar Sampaikan Jawaban atas Ranperda Pendidikan, Petani, dan Jalan Provinsi


Baca Juga : PETI Kian Mengkhawatirkan, Gubernur Sumbar Serukan Tindakan Tegas Demi Selamatkan Lingkungan dan Warga


Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra mengungkapkan lahan pembangunan berasal dari hibah keluarga besar Doni Oskaria.


Ia optimistis proyek besar tersebut akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar karena tenaga kerja lokal akan diprioritaskan selama proses pembangunan berlangsung.

Komentar

Tampilkan

  • Pascabanjir Tanah Datar Jadi Prioritas, Menteri PU Siapkan Normalisasi Sungai dan Sekolah Rakyat
  • 0

Terkini