Iklan

Gubernur Mahyeldi Tantang Alumni Tak Sekadar Reuni, Diminta Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan Pembangunan Sumbar

Sabtu, 18 Juli 2026, 6:47:00 PM WIB Last Updated 2026-07-18T11:47:14Z


Gubernur Mahyeldi saat menghadiri pengukuhan dan rapat kerja Pengurus Ikatan Alumni SMA Satu Landbouw (IASMA) Bukittinggi Wilayah Sumatera Barat 


BUKITTINGGI, politicnewss.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak organisasi alumni untuk keluar dari peran seremonial dan mengambil langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta percepatan pembangunan daerah.


Ajakan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri pengukuhan dan rapat kerja Pengurus Ikatan Alumni SMA Satu Landbouw (IASMA) Bukittinggi Wilayah Sumatera Barat masa bakti 2026–2029 yang berlangsung di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu (18/7/2026).


Dalam agenda tersebut, Ketua Umum IASMA Satu Landbouw Bukittinggi, Churchil Febrion, secara resmi melantik Dr. Zefnihan, AP., M.Si sebagai Ketua IASMA Wilayah Sumbar beserta jajaran pengurus baru berdasarkan Surat Keputusan Nomor 002/KEP.IASMA Satu/VI/2026.


Di hadapan para alumni, Mahyeldi menegaskan bahwa organisasi alumni memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah. Menurutnya, alumni tidak cukup hanya menjalin silaturahmi, tetapi harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.


Ia menilai para alumni memiliki modal intelektual, pengalaman, serta jaringan luas yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang bagi generasi muda, mulai dari pendampingan, program magang, berbagi pengalaman hingga mendorong lahirnya wirausaha baru.


Mahyeldi juga menyoroti peran strategis alumni SMA Satu Landbouw yang memiliki sejarah panjang dalam mencetak tenaga di sektor pertanian. Potensi tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan, pengembangan agribisnis, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal di Sumatera Barat.


Pada kesempatan itu, Gubernur turut memaparkan sejumlah langkah Pemerintah Provinsi Sumbar dalam meningkatkan mutu pendidikan, di antaranya penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, pengembangan Sekolah Aman Bencana, perluasan akses pendidikan, hingga program Guru Wali yang berfokus pada pembinaan karakter dan potensi peserta didik.


Meski demikian, Mahyeldi menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun sekolah. Keterlibatan keluarga, masyarakat, dan organisasi alumni dinilai menjadi faktor penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.


Menghadapi era digital dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI), Mahyeldi mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat pendukung. Menurutnya, kualitas pendidikan tetap ditentukan oleh guru yang kompeten, kepemimpinan sekolah yang kuat, dukungan keluarga, serta kepedulian alumni terhadap almamaternya.


Ia pun mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga nama baik sekolah dengan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai karya, inovasi, dan pengabdian.


"Alumni yang hebat bukan hanya sukses dalam karier, tetapi juga mampu kembali memberi manfaat bagi sekolah, daerah, dan masyarakat," tegas Mahyeldi.


Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Tantang Alumni Tak Sekadar Reuni, Diminta Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan Pembangunan Sumbar
  • 0

Terkini