Iklan

Perumda Air Minum Padang Optimalkan Layanan Lewat Perbaikan Accelator IPA Gunung Pangilun

Minggu, 19 Juli 2026, 1:30:00 PM WIB Last Updated 2026-07-19T06:30:28Z
IPA Gunung Pangilun 

PADANG, politicnewss.id – Perumda Air Minum Kota Padang bersama PT Hutama Karya (Persero) akan memulai pekerjaan besar perbaikan unit accelator di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun mulai 21 Juli 2026. Proyek ini menjadi bagian penting dari percepatan pemulihan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pascabencana banjir bandang yang melanda Sumatera Barat pada akhir 2025.


Perbaikan tersebut dilakukan untuk mengembalikan kapasitas produksi air bersih yang sempat menurun akibat kerusakan berat pada fasilitas pengolahan air. Sebelum bencana, IPA Gunung Pangilun mampu memproduksi sekitar 500 liter air per detik, namun setelah banjir bandang kapasitasnya turun hingga sekitar 25 persen akibat rusaknya sejumlah komponen vital.


Salah satu fasilitas yang mengalami kerusakan paling serius adalah bangunan accelator atau water clarifier, yaitu unit utama yang berfungsi menjernihkan air baku melalui proses koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi. Kerusakan pada bagian ini membuat proses pengolahan air tidak dapat berjalan secara maksimal sehingga perlu dilakukan rehabilitasi menyeluruh.


Pekerjaan perbaikan akan dilakukan secara bertahap pada dua unit accelator. Tahapan pekerjaan meliputi pembongkaran rangka tube settler, pembongkaran rangka bawah, pemasangan kolom dan balok penyangga, pemasangan dudukan baru, hingga pemasangan 444 unit tube settler pada setiap accelator.


Karena proses rehabilitasi dilakukan bergantian, selama satu unit diperbaiki hanya satu accelator yang akan beroperasi. Kondisi ini menyebabkan kapasitas produksi air bersih berkurang sehingga distribusi air kepada pelanggan di sejumlah kawasan Kota Padang dipastikan mengalami gangguan.


Perumda Air Minum Kota Padang menginformasikan bahwa selama pekerjaan berlangsung pelanggan di beberapa wilayah akan merasakan dampak berbeda. Di kawasan GOR H. Agus Salim, S. Parman, Sawahan, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalumbuk hingga Batang Arau, air diperkirakan tetap mengalir pada siang hari namun dengan tekanan rendah.


Sementara itu, pelanggan di kawasan Jati Adabiah, Ampang, Belanti, Nipah, Parak Gadang hingga Sisingamangaraja diperkirakan hanya memperoleh aliran air pada malam hari. Sedangkan wilayah Purus, Pancasila, Rohana Kudus dan Pasopati berpotensi mengalami penghentian aliran air sementara selama proses pekerjaan berlangsung.


Perbaikan satu unit accelator diperkirakan memakan waktu sekitar empat minggu, sedangkan keseluruhan proyek rehabilitasi SPAM pascabencana ditargetkan selesai pada Desember 2026.



Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan untuk segera menampung air saat distribusi masih mengalir sebagai cadangan kebutuhan sehari-hari serta menggunakan air secara hemat selama masa pekerjaan berlangsung.


Proyek rehabilitasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama Perumda Air Minum Kota Padang dan PT Hutama Karya dalam mempercepat pemulihan layanan air bersih pascabencana, sehingga masyarakat kembali memperoleh layanan air minum yang lebih andal, aman, dan berkelanjutan.

Komentar

Tampilkan

  • Perumda Air Minum Padang Optimalkan Layanan Lewat Perbaikan Accelator IPA Gunung Pangilun
  • 0

Terkini