Iklan

Gubernur Mahyeldi Lepas Kafilah MTQ KORPRI Sumbar, Bidik Hat-trick Juara Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026, 2:38:00 PM WIB Last Updated 2026-08-21T07:38:47Z
Keterangan Foto : Gubernur Provinsi Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah (kiri), menyerahkan bendera Pataka Sumatera Barat ke Ketua Korpri Sumatera Barat Andri Yulika (kanan) dalam rangka pelepasan secara resmi Kafilah MTQ KORPRI Provinsi Sumatera Barat yang akan mengikuti MTQ ke-8 KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan di Auditorium Istana Gubernuran , jumat (21/8/2026).

PADANG, politicnewss.id — Tekad mempertahankan supremasi Sumatera Barat di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI tingkat nasional kembali ditegaskan. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melepas 38 kafilah terbaik Sumbar yang akan bertarung pada MTQ ke-8 KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.


Pelepasan kafilah berlangsung di Auditorium Gubernuran, Jumat (21/8/2026), sekaligus menjadi momentum bagi Sumbar untuk menguatkan target meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara beruntun.


Mahyeldi menyebut, para peserta yang diberangkatkan bukanlah hasil seleksi singkat. Mereka merupakan hasil penyaringan ketat dari 367 peserta yang mengikuti proses seleksi di tingkat Sumbar.


“Dari 300 lebih peserta, akhirnya terseleksi menjadi 38 orang. Ini menunjukkan proses penyaringannya sangat ketat,” kata Mahyeldi.


Menurutnya, ketatnya seleksi menjadi modal penting karena peserta yang berangkat membawa nama Sumatera Barat merupakan aparatur yang telah dipersiapkan melalui proses pembinaan secara serius.


Kendati demikian, Mahyeldi mengingatkan bahwa MTQ KORPRI tidak boleh dimaknai sebatas ajang mengejar piala dan prestasi. Lebih jauh, kegiatan tersebut harus menjadi sarana memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.


“MTQ KORPRI bukan hanya bagaimana kita mengikuti musabaqah, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an itu diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.


Pesan tersebut, lanjut Mahyeldi, sangat relevan dengan karakter masyarakat Sumatera Barat yang menjadikan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai salah satu landasan kehidupan.


Ia juga menyoroti pentingnya semangat kebersamaan yang ditampilkan para kafilah. Bagi Mahyeldi, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kekuatan bekerja dalam tim.


“Ini mengajarkan kepada kita ruhul jama’ah, amal jama’i, semangat kebersamaan dan kolaborasi,” katanya.


Mahyeldi menilai nilai tersebut semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Kemajuan teknologi, menurutnya, jangan sampai justru membuat masyarakat semakin individualistis dan kehilangan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


Karena itu, ia meminta para kafilah menjadikan keberangkatan ke Makassar bukan hanya sebagai perjuangan meraih prestasi, tetapi juga kesempatan menunjukkan karakter ASN Sumbar yang berakhlak, sportif dan mampu menjadi teladan.


Persiapan Panjang, Target Pertahankan Gelar


Sumbar sendiri datang ke MTQ KORPRI Nasional 2026 dengan modal prestasi yang sangat kuat. Pada dua penyelenggaraan sebelumnya, Sumbar berhasil keluar sebagai juara umum, yakni pada MTQ KORPRI 2022 di Sumatera Barat dan 2024 di Kalimantan Tengah.


Catatan tersebut membuat target di Makassar semakin tinggi. Kafilah Sumbar dipersiapkan melalui 10 kali Training Center (TC), melibatkan pelatih nasional, try out, evaluasi berkala hingga latihan mandiri.


Mahyeldi mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses tersebut. Ia meminta peserta tampil maksimal dan tidak terbebani oleh target juara.


“Berikan kemampuan terbaik. Kita sudah berikhtiar dan mempersiapkan semuanya. Selanjutnya kita serahkan hasilnya kepada Allah SWT,” tuturnya.


Sementara itu, Ketua KORPRI Provinsi Sumbar Andri Yulika mengatakan persiapan kafilah dilakukan secara bertahap dan terukur. Proses dimulai dari seleksi terbuka yang diikuti 367 peserta dari berbagai unsur.


Peserta seleksi berasal dari perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sumbar, pemerintah kabupaten dan kota, perguruan tinggi hingga instansi vertikal yang ada di Sumatera Barat.


“Dari 367 peserta pada tahap awal, setelah melalui seleksi jumlahnya mengerucut menjadi 38 peserta,” jelas Andri.


Tidak hanya mengandalkan peserta, kontingen Sumbar juga diperkuat sembilan pelatih dan dua official. Dengan demikian, total rombongan yang dipersiapkan menuju Makassar mencapai 49 orang.


Andri memastikan berbagai kebutuhan kontingen juga telah dipersiapkan, mulai dari administrasi, surat tugas, koordinasi dengan instansi asal peserta, perjalanan, akomodasi, kesehatan hingga pendampingan selama mengikuti rangkaian MTQ.


“Kami berusaha mencari peserta terbaik, menyiapkan pelatih terbaik, memperbanyak latihan dan melakukan evaluasi berulang. Kami juga mempersiapkan kebutuhan keberangkatan sebaik mungkin,” katanya.


Ia berharap dukungan dan doa seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat menjadi tambahan energi bagi kafilah yang akan berjuang di Makassar.


Dengan persiapan matang dan tradisi juara yang telah terbangun, Kafilah MTQ KORPRI Sumbar kini bersiap membawa satu misi besar: mempertahankan mahkota juara umum sekaligus mencatatkan hat-trick juara nasional.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Lepas Kafilah MTQ KORPRI Sumbar, Bidik Hat-trick Juara Nasional
  • 0

Terkini