![]() |
| Gubernur Mahyeldi lepas peserta Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI 2026 |
BUKITTINGGI, politicnewss.id — Semangat membawa nama Sumatera Barat ke panggung nasional mulai dikobarkan kontingen MAN 1 Bukittinggi. Sebanyak 14 siswa terbaik madrasah tersebut dipercaya menjadi wakil Sumbar dalam ajang Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI 2026.
Kontingen yang didampingi enam pelatih dan pembina itu secara resmi dilepas Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Ruang Rapat Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu (29/8/2026).
Para peserta dijadwalkan berangkat menuju Jakarta pada 3 September 2026. Sehari setelahnya, mereka akan mulai mengikuti rangkaian perlombaan yang berlangsung hingga 7 September 2026 di Gedung MPR RI.
Bagi Gubernur Mahyeldi, keikutsertaan pelajar MAN 1 Bukittinggi dalam kompetisi nasional tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar mengejar piala. LKBB-PB dinilai menjadi wadah strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap bangsa sekaligus membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“LKBB-PB ini kegiatan yang istimewa. Bukan hanya soal perlombaan, tetapi bagaimana mengokohkan rasa berbangsa dan bernegara serta menumbuhkan penghargaan terhadap jasa para pahlawan, pejuang dan para pendiri bangsa,” ujar Mahyeldi.
Ia menyebut para siswa yang tergabung dalam kontingen Sumbar merupakan generasi pilihan. Mereka tidak serta-merta mendapatkan kesempatan tersebut, melainkan telah melewati seleksi dan proses latihan sebelum akhirnya dipercaya membawa nama daerah ke tingkat nasional.
Mahyeldi pun meminta seluruh peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Menurutnya, tampil di tingkat nasional merupakan pengalaman berharga yang harus dijadikan momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
“Ananda telah melalui proses seleksi dan pembinaan yang luar biasa. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan berikan yang terbaik untuk Sumatera Barat,” pesannya.
Lebih jauh, Mahyeldi menilai latihan baris-berbaris dan pengibaran bendera memiliki nilai pendidikan karakter yang kuat. Disiplin, ketekunan, kekompakan, rasa tanggung jawab hingga semangat pantang menyerah menjadi modal penting yang akan berguna bagi para pelajar dalam menghadapi masa depan.
“Ini merupakan bagian dari proses membentuk karakter generasi muda agar memiliki jiwa pejuang dan semangat kepahlawanan. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentu memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan seperti ini,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini ikut mengawal pembinaan kontingen, di antaranya Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Pemerintah Kota Bukittinggi, Kementerian Agama Kota Bukittinggi, jajaran MAN 1 Bukittinggi, para guru, pelatih serta pembina.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Bukittinggi. Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada siswa MAN 1 Bukittinggi untuk tampil membawa nama Sumbar di level nasional.
Ia berpesan agar para siswa menjadikan kesempatan tersebut sebagai ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus membuktikan hasil latihan yang telah dijalani.
“Kesempatan ini langka sekaligus istimewa. Manfaatkan sebaik mungkin, tingkatkan motivasi dan berjuang untuk meraih prestasi tertinggi. Insyaallah Allah SWT bersama ananda,” tutur Ibnu.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Bukittinggi Zulfadli Alfa menyebut keikutsertaan dalam LKBB-PB MPR RI 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan madrasah yang dipimpinnya.
Pasalnya, untuk pertama kalinya MAN 1 Bukittinggi ambil bagian dalam kompetisi tersebut di tingkat nasional. Persiapan pun dilakukan secara serius melalui latihan intensif selama hampir satu bulan.
“Ini sejarah baru bagi MAN 1 Kota Bukittinggi. Ini perdana, the first time, kami mengikuti lomba LKBB-PB,” ungkap Zulfadli.
Latihan para siswa berlangsung cukup padat. Setiap hari mereka menjalani pembinaan mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB demi mematangkan kekompakan, ketepatan gerakan, kedisiplinan serta kesiapan mental sebelum tampil di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Zulfadli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Sumbar, Pemko Bukittinggi, Kemenag Bukittinggi dan PPI yang terus memberikan dukungan selama proses persiapan hingga keberangkatan.
Ia berharap perjuangan para siswa bersama pelatih dan pembina tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 1 Bukittinggi serta mengharumkan nama Sumatera Barat di pentas nasional.
