Iklan

Sepanjang 2026, Kinerja Pemprov Sumbar Mendapat Sorotan Positif dari Berbagai Lembaga

Rabu, 26 Agustus 2026, 6:19:00 AM WIB Last Updated 2026-08-25T23:19:19Z
Gubernur Sumbar Mahyeldi 

PADANG, politicnewss.id— Berbagai capaian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) sepanjang 2026 menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan pembangunan daerah. Sejumlah program dan kebijakan pemerintah daerah mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan yang diberikan lembaga nasional maupun organisasi profesional.


Apresiasi tersebut mencakup beragam bidang, mulai dari kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, pemerintahan, transformasi ekonomi digital hingga penanganan kebencanaan. Perbedaan lembaga pemberi penghargaan juga menunjukkan bahwa penilaian terhadap kinerja Pemprov Sumbar datang dari berbagai perspektif.


Dalam bidang kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah tercatat menerima sejumlah penghargaan. Di antaranya Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) dari Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Leadership Award dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Sumbar, serta Disway Top Regional Leader Award yang diberikan Disway National Network (DNN).


Pengakuan juga datang dari sektor pendidikan. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Mahyeldi menerima Penghargaan Nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.


Sementara pada bidang pemerintahan dan kepamongprajaan, Gubernur Sumbar memperoleh Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).


Tidak hanya pada sektor pemerintahan dan pendidikan, perhatian juga diberikan terhadap langkah Sumbar dalam mempercepat digitalisasi ekonomi. Bank Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemprov Sumbar sebagai Pemerintah Provinsi Penggerak Ekonomi Digital Nasional Terbaik Wilayah Sumatera.


Dari jajaran pimpinan daerah, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy turut memperoleh apresiasi melalui Parlemen Jurnalis Award. Penghargaan dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) tersebut diberikan dalam kategori Wakil Kepala Daerah Penggerak Solidaritas Kebencanaan.


Penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan terhadap peran pemerintah daerah dalam membangun kepedulian, koordinasi, serta solidaritas dalam menghadapi berbagai persoalan kebencanaan.


Meski berasal dari lembaga dan bidang yang berbeda, rangkaian penghargaan tersebut memiliki satu benang merah, yakni adanya apresiasi terhadap sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov Sumbar dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.


Namun, bagi Gubernur Mahyeldi, penghargaan bukanlah ukuran akhir keberhasilan pemerintah. Menurutnya, setiap penghargaan harus dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan kinerja sekaligus bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki.


“Penghargaan ini kita syukuri dan kita jadikan motivasi untuk terus bekerja lebih baik. Yang paling penting bukan penghargaan yang kita terima, tetapi bagaimana program dan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (25/8/2026).


Ia menyebut berbagai capaian tersebut tidak lahir dari kerja satu pihak. Keberhasilan itu merupakan hasil kolaborasi antara jajaran Pemprov Sumbar, pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan yang ikut menopang pembangunan daerah.


Di sisi lain, Mahyeldi mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tidak semua sektor telah berjalan sesuai harapan, sehingga penguatan program, peningkatan kualitas pelaksanaan, hingga dukungan anggaran masih menjadi bagian penting dalam agenda pemerintah ke depan.


Karena itu, berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026 akan dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Capaian yang telah baik akan dipertahankan, sementara sektor yang masih memiliki kekurangan akan terus dibenahi.


“Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan. Karena itu, apresiasi yang kita terima jangan sampai membuat kita berhenti berbenah. Justru harus menjadi penyemangat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan menghadirkan pembangunan yang semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Dengan demikian, deretan penghargaan yang diterima sepanjang 2026 tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi kepala daerah maupun Pemprov Sumbar. Lebih jauh, penghargaan tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan pelayanan publik, serta memastikan pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumatera Barat.

Komentar

Tampilkan

  • Sepanjang 2026, Kinerja Pemprov Sumbar Mendapat Sorotan Positif dari Berbagai Lembaga
  • 0

Terkini