Iklan

237 Siswa dan Guru Sakit Usai Santap MBG, Gubernur Mahyeldi Perintahkan SPPG Palupuh Ditutup Sementara

Kamis, 03 September 2026, 7:32:00 PM WIB Last Updated 2026-09-03T12:32:21Z
Gubernur Sumbar Mahyeldi 

PADANG, politicnewss.id  — Dugaan gangguan kesehatan yang dialami ratusan siswa dan guru usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengambil langkah cepat dengan meminta operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palupuh dihentikan sementara. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah kehati-hatian sembari menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi dari instansi terkait.


“Demi keamanan, operasional dapur SPPG kita hentikan sementara. Amankan dan periksa seluruh prosesnya, termasuk sampel makanan. Setelah hasil pemeriksaan keluar dan dipastikan tidak ada pelanggaran atau persoalan yang membahayakan, baru operasional dapat dilanjutkan,” tegas Mahyeldi usai menghadiri kegiatan di Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (3/9/2026).


Menurut Mahyeldi, penghentian sementara bukan hanya sebagai respons terhadap kejadian di Palupuh, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan program MBG berjalan dengan standar keamanan pangan yang ketat.


Ia meminta proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan objektif. Pemeriksaan tersebut meliputi sampel makanan, proses pengolahan, kebersihan dapur hingga tahapan distribusi makanan kepada penerima manfaat.


Investigasi dilakukan oleh instansi terkait, di antaranya Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bersama pihak lainnya.


Mahyeldi juga mengingatkan seluruh pengelola dapur SPPG di Sumatera Barat agar tidak menganggap remeh aspek keamanan pangan. Pengawasan terhadap bahan makanan, kebersihan, proses memasak hingga distribusi harus dilakukan secara konsisten.


“Ini menjadi evaluasi serius bagi seluruh pengelola dapur MBG. Jangan sampai program yang bertujuan mulia untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak justru menimbulkan persoalan kesehatan. Keamanan dan kualitas makanan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.


Sebelumnya, sebanyak 237 siswa dan guru di Palupuh dilaporkan mengalami sejumlah keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG pada Selasa (1/9). Keluhan yang muncul di antaranya mual, sakit perut dan pusing.


Informasi tersebut diketahui dari Puskesmas Palupuh serta 13 puskesmas pembantu (pustu). Sejumlah siswa dan guru sempat mendapatkan penanganan medis di beberapa fasilitas kesehatan.


Meski demikian, penyebab pasti munculnya keluhan tersebut hingga kini belum dapat dipastikan. Tim terkait masih melakukan pemeriksaan, termasuk terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa dan guru.


Kepala SPPG Palupuh, Wahyu Saputra, mengatakan menu MBG yang dibagikan pada Selasa terdiri dari telur puyuh serta sayuran berupa timun, tomat dan selada.


Menurut Wahyu, saat proses pembagian makanan berlangsung tidak ada laporan mengenai keluhan kesehatan. Pihak SPPG baru mengetahui adanya persoalan tersebut pada hari berikutnya.


“Kami juga terkejut dengan kejadian ini. Saat pembagian MBG tidak ada laporan terkait keluhan atau dugaan keracunan. Kami sekarang berkoordinasi dengan pihak terkait dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan,” katanya.


Sementara itu, Koordinator Wilayah Program MBG Kabupaten Agam, Aryo, menyebut pihaknya masih mengumpulkan informasi dari berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kronologi kejadian.


Koordinasi juga terus dilakukan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan KPPG terkait untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.


Kabar baiknya, seluruh siswa dan guru yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan kini telah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.


Pemprov Sumbar memastikan perkembangan kondisi mereka tetap dipantau. Sementara itu, hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya terkait operasional SPPG Palupuh.


Pemerintah berharap persoalan tersebut dapat segera terungkap secara terang sehingga program MBG tetap dapat berjalan dengan aman, berkualitas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Komentar

Tampilkan

  • 237 Siswa dan Guru Sakit Usai Santap MBG, Gubernur Mahyeldi Perintahkan SPPG Palupuh Ditutup Sementara
  • 0

Terkini