Iklan

Gubernur Mahyeldi Ajak Anak Muda Dekat dengan Masjid dan Bijak Kelola Keuangan

Sabtu, 05 September 2026, 5:02:00 PM WIB Last Updated 2026-09-05T10:02:53Z
Gubernur Mahyeldi 

PADANG, politicnewss.id — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat karakter, memahami pengelolaan keuangan, serta membangun kedekatan dengan masjid.


Menurut Mahyeldi, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara menyeluruh. Bekal agama, pengetahuan, kemampuan mengelola keuangan, hingga lingkungan yang positif menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak muda menghadapi masa depan.


Hal tersebut disampaikan Mahyeldi ketika membuka Nagari Mabit Chapter 2 bertajuk “Muda Berwakaf dan Spirit Haji Muda” yang digelar Bank Nagari di Aula Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Jumat (4/9/2026) malam.


Mahyeldi menyambut baik kembali digelarnya kegiatan tersebut. Ia menilai Nagari Mabit Camp bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi pelajar di Sumatera Barat.


“Ini sesuatu yang luar biasa. Banyak hal yang ingin dihadirkan kepada adik-adik kita, siswa-siswi yang ada di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.


Salah satu bekal yang diberikan kepada peserta adalah pemahaman mengenai literasi keuangan, perbankan syariah dan keuangan syariah. Mahyeldi menilai pengetahuan tersebut semakin penting dikenalkan kepada generasi muda agar mereka terbiasa mengambil keputusan keuangan secara bijak sejak usia dini.


Bagi Mahyeldi, kemampuan mengelola keuangan bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga bagian dari pembentukan kemandirian dan tanggung jawab generasi muda.


Di sisi lain, ia memberikan perhatian khusus terhadap pemilihan masjid sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, masjid harus terus dihidupkan dengan aktivitas positif yang melibatkan anak-anak dan kaum muda.


Kebiasaan berada di lingkungan masjid, kata Mahyeldi, diharapkan dapat menumbuhkan rasa nyaman sekaligus membangun ikatan emosional generasi muda dengan rumah ibadah.


“Dengan mereka terbiasa ke masjid dan ada kegiatan Nagari Camp di masjid ini, mudah-mudahan hati mereka terpaut dengan masjid,” tuturnya.


Ia menegaskan, masjid memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Sumatera Barat. Selain menjadi tempat menjalankan ibadah, masjid dapat menjadi ruang untuk membangun silaturahmi, pendidikan, pembinaan karakter, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.


Karena itu, Mahyeldi mendorong agar semakin banyak program positif yang menghadirkan generasi muda ke masjid. Menurutnya, pendekatan semacam ini dapat menjadi salah satu cara menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak muda.


Mahyeldi juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin yang akan menentukan arah perjalanan bangsa. Karena itu, proses pembinaan tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan intelektual, tetapi juga harus menyentuh aspek moral, spiritual dan karakter.


“Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Merekalah nanti yang akan menjadi penentu Indonesia Emas 2045,” tegasnya.


Ia berharap Nagari Mabit Camp dapat terus berkembang menjadi ruang pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Sumatera Barat.


Melalui kegiatan seperti ini, Mahyeldi ingin anak muda tumbuh menjadi pribadi yang memiliki pemahaman agama yang baik, cakap mengelola keuangan, memiliki kepedulian sosial, serta tetap menjadikan masjid sebagai bagian dari kehidupan mereka.


“Semestinya kita memberikan perhatian dan pembekalan-pembekalan untuk menguatkan mereka, sekaligus memberikan perlindungan kepada mereka dari hal-hal yang akan membahayakan masa depan,” katanya.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Ajak Anak Muda Dekat dengan Masjid dan Bijak Kelola Keuangan
  • 0

Terkini