Bencana Hidrometeorologi Hantam Padang, Kerugian Tembus Rp5,5 Triliun

 

Alat berat melakukan normalisasi aliran sungai yang dihantam galodo

PADANG, politicnewss.id — Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang meninggalkan luka mendalam. Infrastruktur porak-poranda, aktivitas ekonomi terganggu, dan ribuan warga terdampak akibat banjir besar yang terjadi pada 28 November 2026 lalu.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan bahwa bencana tersebut menyebabkan kerusakan dan kerugian dalam skala besar. Berdasarkan hasil pendataan dan pembahasan lintas sektor, total kerugian diperkirakan mencapai Rp5,5 triliun.

“Setelah dilakukan diskusi dan penghitungan bersama, total kerusakan dan kerugian akibat bencana ini tercatat sekitar Rp5,5 triliun,” ujar Fadly Amran, Jumat (23/1/2026).

Kerugian terbesar terjadi pada sektor infrastruktur yang mencapai Rp2,7 triliun, disusul sektor perumahan sebesar Rp2,4 triliun. Selain itu, sektor ekonomi mengalami kerugian sekitar Rp154 miliar, sektor sosial sebesar Rp93 miliar, serta lintas sektor yang mencapai Rp140 miliar.

Dampak banjir juga dirasakan langsung oleh warga. Tercatat 556 rumah rusak berat, 2.207 rumah rusak sedang, dan 2.934 rumah rusak ringan. Tak hanya itu, banjir merusak 13 jembatan, 74 kilometer jalan, serta 22 bendungan. Sejumlah bangunan vital juga terdampak, termasuk lima gedung pemerintahan.

Fasilitas publik seperti sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, hingga sistem irigasi, drainase, air bersih, serta sektor pertanian dan perikanan turut mengalami kerusakan serius.

Secara keseluruhan, bencana hidrometeorologi ini berdampak pada 67.563 jiwa. Pemerintah Kota Padang saat ini telah menyiapkan hunian tetap (huntap) di Balai Gadang dan Kecamatan Pauh. Kebutuhan huntap diperkirakan mencapai 800 unit, khususnya untuk merelokasi warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai.

Pemko Padang terus berupaya mempercepat pemulihan dan memastikan warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan yang aman dan layak. (Charlie)


Berita Terkait


Pemprov Sumbar Kaji Syarat Nikah Tanam Pohon, Pengantin Didorong Wakaf Bibit

Perumda AM Padang Umumkan Gangguan Distribusi Air, Perbaikan Pompa Dosing Intake Kampung Koto

Rencana Pemotongan Dibatalkan, Dana TKD Sumbar 2026 Tetap Setara Tahun Lalu

Soroti Temuan BPK, Evi Yandri Dorong Perbaikan Tata Kelola Pendidikan Sumbar