![]() |
| Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka seleksi petugas Haji |
PADANG, politicnewss.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (22/1/2026).
Seleksi yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tersebut diikuti 38 peserta, yang akan bersaing mengisi 21 kuota petugas haji daerah. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dalam satu hari penuh, dengan pengumuman hasil dilakukan setelah seluruh proses seleksi rampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa seleksi PHD bukan sekadar proses administratif, melainkan amanah besar negara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa calon Petugas Haji Daerah diusulkan oleh kepala daerah dan wajib mengikuti tahapan seleksi yang ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah RI.
“Proses ini merupakan wujud nyata komitmen kita terhadap prinsip keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan ibadah haji. Petugas yang terpilih harus benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan melayani jemaah,” ujar Mahyeldi.
Ia mengingatkan bahwa Petugas Haji Daerah memikul tanggung jawab besar, tidak hanya mendampingi jemaah secara teknis, tetapi juga memberikan pelayanan dengan ketulusan dan empati selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Ikutilah seleksi ini dengan penuh kejujuran dan niat ikhlas. Jangan hanya diniatkan untuk mendapatkan penugasan, tetapi tanamkan semangat melayani jemaah sebagai tamu Allah,” tegasnya.
Selain itu, Gubernur Mahyeldi juga menekankan pentingnya profesionalisme panitia dan tim seleksi agar proses berjalan objektif dan berintegritas, sehingga petugas yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelayanan jemaah haji Sumbar.
“Kita berharap, petugas yang nantinya terpilih mampu memberikan pelayanan terbaik, menjaga nama baik Sumatera Barat, serta membantu jemaah menjalankan ibadah haji dengan aman, tertib, dan khusyuk,” katanya.
Pembukaan seleksi PHD Provinsi Sumbar Tahun 2026 ini turut dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumbar, Dr. H. M. Rifqi, M.A., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri.
Berita Terkait
Krisis Air Pascabencana, Perumda AM Padang Salurkan Hampir 25 Ribu Meter Kubik Air Bersih
Sekdaprov Sumbar Sidak Samsat Payakumbuh, Tekankan Pelayanan Cepat dan Tanpa Ego Sektoral
