Sebulan Terendam Banjir, Warga Tabiang Banda Gadang Permai Padang Menyerah dan Kibarkan Bendera Putih

 

Warga tabiang Banda gadang Padang kibarkan bendera putih 


PADANG, politicnewss.id — Banjir yang terus berulang sejak 27 November 2025 membuat warga Perumahan Tabiang Banda Gadang Permai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, berada di titik kelelahan. Setelah hampir sebulan berjuang membersihkan lumpur secara mandiri, warga akhirnya menyatakan menyerah dan mengibarkan bendera putih sebagai tanda keputusasaan.

Air kembali merendam rumah dan lingkungan permukiman saat warga belum sepenuhnya pulih dari banjir sebelumnya. Kondisi ini memukul fisik dan mental masyarakat yang harus berulang kali membersihkan lumpur tanpa kepastian kapan bencana akan berakhir.

“Kami sudah benar-benar habis tenaga. Belum selesai bersih-bersih, banjir datang lagi,” ujar salah seorang warga dengan suara bergetar.

Selama hampir satu bulan terakhir, warga mengandalkan kemampuan sendiri untuk bertahan. Namun keterbatasan tenaga, biaya, dan perlengkapan membuat kondisi semakin sulit. Banyak warga mengaku tidak lagi memiliki cukup dana untuk memperbaiki kerusakan rumah maupun membersihkan lumpur yang terus datang.

Banjir yang tak kunjung teratasi membuat warga merasa putus asa dan kehilangan arah. Mereka menilai penanganan yang dilakukan selama ini belum menyentuh solusi mendasar, sehingga banjir terus berulang setiap kali hujan deras turun.

Melalui aksi simbolik pengibaran bendera putih, warga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian serius. Warga menegaskan bahwa yang dibutuhkan bukan hanya bantuan darurat, tetapi langkah nyata dan solusi jangka panjang agar kawasan mereka terbebas dari ancaman banjir.

Warga juga berharap pemerintah pusat turut turun tangan menangani persoalan ini secara menyeluruh. “Kami sudah terlalu lelah menghadapi banjir ini sendirian,” ujar warga lainnya.