![]() |
| Gubernur Mahyeldi saat meresmikan MDT Darusakinnah Filano Jaya |
PADANG, politicnewss.id — Penguatan pendidikan akhlak kembali menjadi sorotan di Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meresmikan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Darussakinah di Komplek Perumahan Filano Jaya, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (12/3/2026). Dalam peresmian tersebut, Mahyeldi menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang kuat secara akidah dan berakhlak mulia di tengah tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan karakter dan moral generasi muda.
Baca Juga : Dharmasraya Dipuji Wagub Vasko: Beragam Suku, Tapi Tetap Rukun
Baca Juga : Akhir Penantian Warga Batu Busuak, Gubernur Mahyeldi dan Ketum KADIN Resmikan 10 Huntap
Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan seperti Madrasah Diniyah Takmiliyah memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas serta memiliki landasan nilai-nilai keislaman yang kuat.
“Keberadaan MDT Darussakinah ini merupakan ikhtiar bersama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda yang beriman dan bertakwa,” ujar Mahyeldi.
Ia menjelaskan MDT Darussakinah diperuntukkan bagi anak-anak di lingkungan sekitar sebagai sarana pendidikan keagamaan tambahan di luar sekolah formal. Saat ini madrasah tersebut telah diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai jenjang.
Mahyeldi juga menekankan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Namun ia mengingatkan, orang tua tetap memiliki peran utama dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak.
“Generasi muda adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu mereka harus dibekali dengan penguatan karakter, akidah, dan nilai-nilai keislaman yang kuat,” tuturnya.
Ia berharap keberadaan MDT Darussakinah dapat menjadi benteng moral bagi generasi muda agar memiliki akidah yang kokoh sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang dapat merusak masa depan mereka.
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita oleh Mahyeldi sebagai simbol resmi dibukanya Madrasah Diniyah Takmiliyah Darussakinah.
