Isu Proposal ke Andre Rosiade, BEM KM Unand Buka Suara: “Kami Tidak Pernah Ajukan Bantuan”

 

BEM KM Unand usai berdiskusi dengan Andree Rosiade

PADANG, politicnewss.id  — Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) akhirnya angkat bicara menanggapi isu yang beredar terkait dugaan pengajuan proposal bantuan kepada Andre Rosiade usai agenda diskusi bersama.

Dalam pernyataan resminya, BEM KM Unand menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Mereka menilai, narasi yang berkembang telah mencederai integritas gerakan mahasiswa yang selama ini dijaga secara konsisten.

“BEM KM Unand tidak pernah mengajukan proposal bantuan atau pendanaan dalam bentuk apa pun kepada Bapak Andre Rosiade,” tegas perwakilan mahasiswa.

Baca Juga : Diskusi Andre Rosiade di Unand Berlangsung Dinamis, Mahasiswa Soroti Pendidikan hingga Ekonomi

Baca Juga : Nyawa Pengamen Melayang, Anggota DPRD Padang Mulyadi Muslim Desak Wali Kota Bertindak Tegas!

BEM menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, satu-satunya dokumen yang diserahkan secara resmi adalah kajian dan tuntutan mahasiswa. Dokumen itu berisi analisis kritis terhadap berbagai isu strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional—sebuah bentuk nyata dari fungsi kontrol sosial mahasiswa, bukan permohonan bantuan.

Kronologi kejadian pun diungkap secara rinci. Setelah diskusi berlangsung di sekretariat, Presiden Mahasiswa BEM KM Unand mengantarkan Andre Rosiade menuju lantai bawah. Namun, di luar dugaan, saat berada di area tangga menuju lantai satu, muncul perwakilan dari organisasi mahasiswa lain yang secara spontan menyerahkan proposal langsung kepada politisi tersebut.

“Peristiwa itu terjadi tiba-tiba, di luar koordinasi dan sepengetahuan kami. Kami pun terkejut dengan tindakan tersebut,” ungkap pihak BEM.

BEM KM Unand menilai, kejadian yang tidak terkoordinasi itu kemudian dipelintir menjadi opini publik yang seolah-olah melibatkan mereka secara langsung. Mereka menyayangkan adanya upaya penggiringan narasi yang mencampuradukkan gerakan mahasiswa dengan kepentingan praktis pihak lain.

Baca Juga : Dipacu Target Medali, Mursalim Resmi Nyalakan “Mesin” TC Taekwondo Padang Menuju Porprov 2026

Baca Juga : Sidak Bupati Agam, Damkar Kehabisan BBM, Armada Disorot!

Dalam penutup pernyataannya, BEM KM Unand mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terverifikasi.

“Gerakan mahasiswa harus tetap berdiri di atas nilai-nilai independensi dan keberpihakan pada rakyat,” tegas mereka.