Iklan

Gubernur Mahyeldi Dorong Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Sumbar

Minggu, 24 Mei 2026, 3:33:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T06:36:56Z

 

Gubernur Sumbar Mahyeldi 

PADANG, politicnewss.id — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan ekonomi syariah harus menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan DAUN Syariah Festival 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Minggu (24/5/2026).


Dalam kegiatan bertema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan Melalui Sinergi dan Transformasi Digital” tersebut, Mahyeldi menilai Sumbar memiliki modal budaya dan sosial yang sangat kuat untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah nasional.


Baca Juga : Sumbar Siaga Karhutla 2026, Gubernur Mahyeldi: Jangan Tunggu Api Membesar


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Tegaskan Nagari Creative Hub Jadi Motor Baru Ekonomi Nagari di Sumbar


Menurutnya, falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang melekat dalam kehidupan masyarakat Sumbar sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah yang menekankan keadilan, keberkahan, dan kesejahteraan bersama.


“Sumbar punya modal kuat menjadikan ekonomi syariah sebagai penggerak pertumbuhan baru yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ini yang perlu kita optimalkan ke depan,” tegas Mahyeldi.


Ia menyebut sektor riil berbasis halal di Sumbar terus berkembang, mulai dari kuliner halal, fesyen muslim, pariwisata halal, hingga pengelolaan zakat produktif yang kini telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.


Meski demikian, Mahyeldi mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan, terutama rendahnya literasi masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah serta belum optimalnya integrasi antara industri halal dan sektor keuangan syariah.


Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi dan berkelanjutan.


“Ekonomi syariah tidak boleh berhenti sebagai wacana. Ia harus hadir sebagai kekuatan dan solusi nyata untuk membuka peluang usaha, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Mahyeldi juga berharap DAUN Syariah Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah 2026 mampu memperluas literasi dan inklusi ekonomi syariah di tengah masyarakat serta mempertegas posisi Sumbar sebagai salah satu rujukan nasional dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis budaya dan inovasi digital.


Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, M. Abdul Majid Ikram, mengatakan ekonomi dan keuangan syariah kini menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Jemput Dukungan KKP, Ekonomi Biru Sumbar Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Nelayan dan Pangan Nasional


Baca Juga : PETI Kian Mengkhawatirkan, Gubernur Sumbar Serukan Tindakan Tegas Demi Selamatkan Lingkungan dan Warga


Ia mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Sumbar saat ini tetap positif dengan capaian 5,02 persen. Menurutnya, penguatan ekosistem ekonomi syariah diyakini akan semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.


Selain itu, Sumbar juga kembali masuk kandidat penilaian Anugerah Adinata Syariah tingkat nasional setelah sebelumnya meraih peringkat kedua pada 2025.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Eksekutif KDEKS Sumbar Prof. Ahmad Wira, Kepala BPJPH Sumbar Dr. Ikra Abdi, perwakilan perbankan syariah, akademisi, pelaku UMKM halal, hingga komunitas juru sembelih halal Sumbar.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Dorong Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Sumbar
  • 0

Terkini