Iklan

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Nagari Creative Hub Jadi Motor Baru Ekonomi Nagari di Sumbar

Kamis, 21 Mei 2026, 8:36:00 AM WIB Last Updated 2026-05-30T06:42:42Z

 

Gubernur Mahyeldi saat rakor kepala OPD

PADANG, politicnewss.id  — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa program Nagari Creative Hub (NCH) merupakan agenda besar pembangunan ekonomi masyarakat berbasis nagari yang harus dijalankan secara kolaboratif dan berkelanjutan di seluruh daerah di Sumbar.


Penegasan itu disampaikan Mahyeldi saat memimpin rapat koordinasi percepatan program unggulan bersama para bupati dan wali kota se-Sumbar serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar di Istana Gubernuran, Rabu (20/5/2026).


Menurut Mahyeldi, Nagari Creative Hub tidak boleh dipandang sekadar program administratif milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), melainkan harus menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat nagari yang mampu melahirkan inovasi, kewirausahaan, hingga percepatan digitalisasi.


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Jemput Dukungan KKP, Ekonomi Biru Sumbar Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Nelayan dan Pangan Nasional


Baca Juga : PETI Kian Mengkhawatirkan, Gubernur Sumbar Serukan Tindakan Tegas Demi Selamatkan Lingkungan dan Warga


“Jangan jadikan Nagari Creative Hub hanya sebagai program seremonial. NCH harus menghadirkan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Mahyeldi.


Ia menilai keberhasilan program tersebut bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang digelar, melainkan dari tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, berkembangnya UMKM nagari, meningkatnya keterlibatan generasi muda, hingga terciptanya nilai tambah ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


Karena itu, Mahyeldi meminta seluruh OPD provinsi maupun kabupaten/kota ikut terlibat aktif sesuai bidang masing-masing. Dinas Koperasi diarahkan memperkuat pembinaan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan fokus mengembangkan produk unggulan nagari, Dinas Pariwisata mendorong promosi budaya dan destinasi, sementara Dinas Kominfo memperkuat dukungan digitalisasi dan pemasaran berbasis teknologi.


Dalam skema tersebut, Dinas PMD Sumbar diposisikan sebagai penggerak utama yang mengorkestrasi sinergi lintas sektor agar seluruh potensi nagari dapat terhubung dalam satu ekosistem pembangunan terpadu.


Mahyeldi juga mendorong keterlibatan pihak eksternal seperti BUMN, BUMD, perguruan tinggi, dunia usaha hingga komunitas kreatif untuk memperkuat pendampingan, riset, pelatihan, dan pembinaan usaha masyarakat di nagari.


“Kita ingin Nagari Creative Hub menjadi pusat tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan ekonomi baru berbasis potensi lokal. Jika berjalan optimal, nagari akan menjadi kekuatan utama pembangunan ekonomi Sumatera Barat,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sumbar, Yozarwardi menyebut NCH dirancang sebagai pusat pengembangan inovasi dan kewirausahaan nagari yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek jangka pendek.


Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk penguatan komitmen anggaran dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota hingga pemerintahan nagari.


Baca Juga : Gebyar Gebu Minang Padati CFD Padang, Gubernur Mahyeldi: UMKM Raup Berkah, Ekonomi Bergerak


Baca Juga : Pemprov Sumbar Siapkan Sekolah Berasrama, Mahyeldi: Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter


“Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, Nagari Creative Hub diharapkan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang berakar pada kearifan lokal namun tetap adaptif terhadap perkembangan global,” kata Yozarwardi.


Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumbar beserta jajaran OPD terkait sebagai bentuk komitmen bersama mengoptimalkan potensi nagari sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Tegaskan Nagari Creative Hub Jadi Motor Baru Ekonomi Nagari di Sumbar
  • 0

Terkini