Iklan

Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Bangun Ekonomi Umat dan Budaya Halal Sumbar Tuai Apresiasi

Jumat, 12 Juni 2026, 9:37:00 AM WIB Last Updated 2026-06-12T02:37:43Z
Gubernur Mahyeldi Ansharullah, menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal 

JAKARTA, politicnewss.id  – Kiprah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mengembangkan ekosistem halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal dalam acara yang berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta, Kamis (11/6/2026).


Penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai mampu menghadirkan kepemimpinan inovatif dan berdampak nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat. Capaian Mahyeldi dinilai mencerminkan keberhasilan Sumatera Barat dalam membangun ekonomi berbasis masyarakat yang tetap berpijak pada nilai budaya dan keagamaan.


Dalam proses penilaian, sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi daerah, pengembangan UMKM, pembangunan infrastruktur, inovasi pelayanan publik, hingga reformasi birokrasi dan komunikasi publik.


Mahyeldi menjadi salah satu kepala daerah yang mendapat penghargaan pada klaster sosial, budaya, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan generasi muda. Ia dinilai berhasil mengintegrasikan penguatan ekonomi umat dengan pengembangan budaya halal sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.


Selama beberapa tahun terakhir, Pemprov Sumbar terus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, penguatan koperasi, pengembangan industri halal, serta pelestarian nilai adat dan budaya Minangkabau yang menjadi identitas daerah.


Usai menerima penghargaan, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang turut berkontribusi dalam pembangunan Sumatera Barat.


“Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh pihak. Pemerintah, pelaku usaha, ulama, tokoh adat, akademisi, dan masyarakat memiliki peran besar dalam mendorong kemajuan Sumatera Barat,” ujarnya.


Menurut Mahyeldi, penguatan ekonomi umat menjadi salah satu kunci menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkeadilan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memperluas program pemberdayaan UMKM dan memperkuat ekosistem usaha berbasis masyarakat agar semakin kompetitif.


Ia juga menegaskan bahwa budaya halal yang berkembang di Sumbar tidak hanya berkaitan dengan produk dan jasa, tetapi juga mencerminkan nilai integritas, kualitas, dan keberlanjutan yang menjadi karakter masyarakat Minangkabau.


Berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Pemprov Sumbar meyakini pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai budaya dan keagamaan. Filosofi tersebut dinilai menjadi modal sosial penting dalam mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, dan tetap menjaga jati dirinya.


Penghargaan ini sekaligus menjadi penyemangat bagi Pemprov Sumbar untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta memperluas pengembangan industri halal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.


Selain Mahyeldi, ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026 juga memberikan apresiasi kepada sejumlah gubernur, bupati, dan wali kota dari berbagai daerah yang dinilai sukses menghadirkan inovasi serta kepemimpinan yang berdampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Bangun Ekonomi Umat dan Budaya Halal Sumbar Tuai Apresiasi
  • 0

Terkini