![]() |
| Tim Spanyol menjuarai piala Dunia 2026 |
NEW YORK, politicnewss.id – Spanyol kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. La Roja sukses merebut gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada laga final yang berlangsung sengit di Stadion New York-New Jersey.
Gol kemenangan Spanyol lahir pada menit ke-105 lewat aksi pemain pengganti Ferran Torres. Berawal dari umpan silang Pedro Porro yang disambut sundulan Nico Williams, bola jatuh tepat di hadapan Torres. Tanpa membuang peluang, penyerang Spanyol itu melepaskan tendangan keras yang gagal dibendung Emiliano Martinez.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak menit pertama. Argentina memberikan perlawanan sengit, namun harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernández menerima kartu merah. Keunggulan jumlah pemain berhasil dimanfaatkan Spanyol untuk mengunci kemenangan dan memastikan trofi Piala Dunia kembali ke Negeri Matador.
Gelar ini menjadi pencapaian luar biasa bagi pelatih Luis de la Fuente. Setelah membawa Spanyol menjuarai Euro 2024, kini ia melengkapi kesuksesannya dengan mempersembahkan trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah La Roja, setelah terakhir kali diraih pada 2010.
Lamine Yamal Jadi Sorotan, Sujud Syukur Usai Juara
Di balik pesta kemenangan Spanyol, perhatian publik dunia tertuju kepada bintang muda Lamine Yamal. Berbeda dengan rekan-rekannya yang larut dalam selebrasi, pemain berusia 18 tahun itu memilih menundukkan kepala dan bersujud syukur di tengah lapangan.
Momen tersebut menjadi salah satu potret paling menyentuh dalam final Piala Dunia 2026. Di tengah gemuruh ribuan suporter, Yamal menunjukkan rasa syukur atas pencapaian timnya dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
Bagi Yamal, gestur tersebut bukanlah hal baru. Pemain berdarah Maroko dan Guinea Ekuatorial itu dikenal kerap memanjatkan doa sebelum pertandingan serta melakukan sujud syukur setelah meraih kemenangan maupun mencetak gol. Sikapnya kembali menuai apresiasi dari banyak penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia.
Perjalanan Spanyol Menuju Puncak Dunia
Kesuksesan Spanyol tidak diraih dengan mudah. Berstatus juara Euro 2024, La Roja tampil konsisten sepanjang turnamen dengan permainan menyerang, penguasaan bola yang dominan, serta pressing tinggi yang menjadi ciri khas racikan Luis de la Fuente.
Di fase gugur, Spanyol menyingkirkan Austria, Portugal, Belgia, hingga Prancis sebelum akhirnya bertemu Argentina di partai puncak. Sepanjang turnamen, pertahanan mereka juga tampil sangat solid dengan catatan kebobolan yang sangat minim.
Kemenangan atas Argentina sekaligus menandai lahirnya generasi emas baru sepak bola Spanyol. Dipimpin pemain-pemain muda seperti Lamine Yamal, Nico Williams, Pedri, hingga Ferran Torres, La Roja menunjukkan bahwa masa depan mereka masih sangat cerah.
Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026 pun mengukuhkan Spanyol sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia, sekaligus mengakhiri dominasi sang juara bertahan Argentina dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga babak tambahan waktu.
