Iklan

Gubernur Mahyeldi Sebut Budaya Bersih Harus Jadi Gaya Hidup, Jangan Biarkan Sampah Bebani Daerah hingga Puluhan Miliar

Jumat, 10 Juli 2026, 1:58:00 PM WIB Last Updated 2026-07-10T06:58:29Z
Gubernur Mahyeldi saat menghadiri Gerakan Indonesia Asri (ASRI) 2026 

PADANG, politicnewss.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh masyarakat menjadikan budaya bersih sebagai gaya hidup sehari-hari. Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa lagi hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


Ajakan tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Gerakan Indonesia Asri (ASRI) 2026 bertema "Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat, Indonesia Hebat" di Lapangan Pantai Purus Cimpago, Kota Padang, Jumat (10/7/2026). Kegiatan itu berlangsung serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari gerakan nasional membangun lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.


Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar memenuhi aturan pemerintah, tetapi juga merupakan bagian dari nilai-nilai agama dan investasi untuk masa depan.


"Kalau budaya bersih sudah menjadi kebiasaan, manfaatnya akan dirasakan semua orang. Lingkungan menjadi sehat, masyarakat lebih nyaman, dan itu juga menjadi ladang ibadah," ujar Mahyeldi.


Ia menilai, persoalan sampah hingga kini masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah membuat pemerintah harus mengeluarkan anggaran yang sangat besar setiap tahunnya.


Mahyeldi mengungkapkan, Pemerintah Kota Padang menghabiskan sekitar Rp24 miliar setiap tahun hanya untuk menangani persoalan sampah. Menurutnya, besarnya anggaran tersebut merupakan dampak dari perilaku masyarakat yang belum disiplin menjaga kebersihan lingkungan.


"Semakin rendah kesadaran masyarakat, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan pemerintah untuk mengangkut, mengelola, dan membersihkan sampah. Ini seharusnya menjadi perhatian kita bersama," tegasnya.


Tak hanya membebani keuangan daerah, Mahyeldi juga mengingatkan bahwa sebagian besar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia kini mulai mengalami kelebihan kapasitas. Kondisi serupa juga mulai dirasakan pada TPA Regional Sumatera Barat yang melayani sejumlah kabupaten dan kota.


Karena itu, menurutnya, solusi persoalan sampah tidak cukup hanya dengan memperluas TPA. Langkah paling efektif adalah mengubah perilaku masyarakat melalui kebiasaan mengurangi, memilah, dan mengelola sampah sejak dari rumah.


Untuk mendukung Gerakan Indonesia Asri, Mahyeldi meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat. Selain menegakkan peraturan daerah secara humanis, Satpol PP juga diharapkan aktif menertibkan baliho liar, melarang pemasangan paku pada pohon pelindung, menata pedagang kaki lima, hingga mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.


Ia mengingatkan, sampah yang mencemari kawasan pantai sebagian besar berasal dari aliran sungai. Karena itu, edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai harus terus diperkuat agar pencemaran dapat dicegah sejak dari sumbernya.


Gerakan Indonesia Asri 2026 di Sumatera Barat turut diramaikan dengan berbagai aksi sosial dan lingkungan, mulai dari aksi bersih-bersih, transformasi humanis Satpol PP dan Satlinmas, penanaman pohon, pasar murah, hingga donor darah yang melibatkan pemerintah, TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, para Kepala Satpol PP kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar.


Melalui Gerakan Indonesia Asri, Mahyeldi berharap lahir kesadaran kolektif masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.


Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Sebut Budaya Bersih Harus Jadi Gaya Hidup, Jangan Biarkan Sampah Bebani Daerah hingga Puluhan Miliar
  • 0

Terkini