Iklan

DLH Padang Rekrut 60 Penggerak Pilah, Perubahan Perilaku Warga Jadi Sasaran Utama

Senin, 24 Agustus 2026, 2:58:00 PM WIB Last Updated 2026-08-24T07:58:13Z
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang membuka perekrutan 60 Penggerak Pilah

PADANG, politicnewss.id — Upaya Pemerintah Kota Padang memperkuat budaya memilah sampah dari sumbernya mulai memasuki tahap yang lebih aktif. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang membuka perekrutan 60 Penggerak Pilah yang akan turun langsung ke tengah masyarakat untuk memantau sekaligus mengedukasi warga selama 100 hari.


Program tersebut diperkenalkan DLH Kota Padang pada Senin (24/8/2026). Para Penggerak Pilah nantinya mengikuti rute pelayanan petugas Layanan Pengelolaan Sampah (LPS) di sejumlah kelurahan.


Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan program ini tidak semata-mata ditujukan untuk mendata sampah, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah mengubah kebiasaan masyarakat agar mulai memilah sampah sejak dari rumah maupun tempat usaha.


“Orang lebih terdorong untuk melakukan sesuatu apabila dia tahu bahwa apa yang dia lakukan itu diawasi dan dicatat. Filosofi awalnya adalah perubahan perilaku. Selain itu, orang juga akan terdorong ketika melihat orang di sekitarnya melakukan hal yang sama,” ujar Fadelan.


Di lapangan, Penggerak Pilah akan melakukan pengecekan dari rumah ke rumah. Mereka bertugas mengedukasi, mencatat sekaligus memantau praktik pemilahan sampah yang dilakukan masyarakat.


Data yang dihimpun akan memetakan warga ke dalam beberapa kondisi, mulai dari yang sudah memilah dengan benar, sudah memilah tetapi belum sesuai ketentuan, hingga warga yang sama sekali belum melakukan pemilahan.


Menurut Fadelan, pendataan tersebut penting karena pemerintah membutuhkan gambaran nyata mengenai tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjalankan kebijakan persampahan.


“Pemko Padang nantinya akan memiliki data mana warga yang sudah memilah dengan benar, mana yang sudah memilah tetapi belum benar, dan mana yang belum memilah. Data ini menjadi dasar untuk menyusun perbedaan pemberlakuan terhadap warga yang sudah maupun belum memilah sampah,” katanya.


Sistem pemilahan yang diterapkan juga dibuat sederhana. Masyarakat diarahkan memisahkan sampah menjadi dua kelompok, yakni sisa makanan dan sampah lainnya.


Sisa makanan ditempatkan secara terpisah dan nantinya dikumpulkan menggunakan ember khusus yang tersedia pada becak motor LPS. Sedangkan sampah lainnya tetap dikantongkan dan tidak boleh tercampur dengan sisa makanan.


Kebijakan tersebut nantinya juga berkaitan dengan subsidi retribusi sampah. Warga yang konsisten melakukan pemilahan sesuai ketentuan akan tetap mendapatkan subsidi, sementara warga yang tidak memilah akan dikenakan tarif tanpa subsidi sesuai regulasi yang sedang disiapkan pemerintah.


Untuk memperkuat pelaksanaan di tingkat lingkungan, DLH Kota Padang juga mendorong keterlibatan RT, RW dan bank sampah. Ketiga unsur tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pendukung, tetapi ikut mengajak dan mengedukasi warga agar pemilahan sampah menjadi kebiasaan bersama.


Sebanyak 60 Penggerak Pilah yang direkrut berasal dari kalangan mahasiswa maupun lulusan perguruan tinggi. Mereka dituntut siap bekerja di lapangan, teliti, jujur, komunikatif, mampu mengenali wilayah dan membaca peta, serta terbiasa menggunakan telepon pintar maupun aplikasi.


Para peserta juga harus siap mengikuti jadwal pelayanan LPS karena sebagian besar tugas akan dilakukan langsung di tengah masyarakat.


Pendaftaran dapat dilakukan dengan datang langsung ke Kantor DLH Kota Padang. Informasi mengenai perekrutan juga dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi DLH Kota Padang, @dlh_padang.


Batas pendaftaran dibuka hingga Rabu, 2 September 2026.


Melalui program ini, DLH Kota Padang ingin mendorong agar pemilahan sampah tidak berhenti sebagai imbauan. Pemerintah menargetkan kebiasaan tersebut benar-benar tumbuh di masyarakat, dapat dipantau melalui data, dan menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Komentar

Tampilkan

  • DLH Padang Rekrut 60 Penggerak Pilah, Perubahan Perilaku Warga Jadi Sasaran Utama
  • 0

Terkini