Iklan

Gubernur Mahyeldi Ajak IKA Lemhannas Perkuat Pendidikan Kebangsaan Generasi Muda

Sabtu, 22 Agustus 2026, 2:51:00 PM WIB Last Updated 2026-08-22T07:51:02Z

 

Keterangan Foto : Gubernur Provinsi Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah (kiri), menjamu makan malam Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (DPP IKAL-Lemhannas) Purnomo Yusgiantoro (kanan) beserta rombongan, di Istana Gubernuran

PADANG, politicnewss.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter generasi muda. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi dengan Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKA Lemhannas) Republik Indonesia.


Komitmen itu mengemuka saat Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menerima kunjungan Ketua Umum IKA Lemhannas RI Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., MA., PhD., IPU., bersama jajaran DPP IKA Lemhannas di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (21/8/2026).


Pertemuan tersebut tidak hanya membahas hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama dalam menanamkan nilai kebangsaan, nasionalisme dan semangat kepemimpinan kepada generasi muda.


Mahyeldi mengatakan, Sumatera Barat memiliki kedekatan historis dengan perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, sejarah perjuangan daerah menurutnya penting terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak sekadar menjadi catatan masa lalu.


“Memang beliau ini mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Sumatera Barat. Termasuk juga Hari Bela Negara, yang jatuh pada tanggal 19 Desember,” kata Mahyeldi.


Ia menyebut salah satu keterkaitan Purnomo Yusgiantoro dengan Sumbar adalah keberadaan Monumen Bela Negara di Kabupaten Lima Puluh Kota. Peletakan batu pertama monumen tersebut dilakukan oleh Purnomo.


Menurut Mahyeldi, Pemprov Sumbar juga tengah menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Bela Negara. Kegiatan yang dimulai 19 Desember hingga 15 Januari itu diharapkan dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan sekaligus memperkenalkan sejarah kepada generasi muda.


“Dengan tahu dan paham tentang sejarah, mudah-mudahan generasi muda bisa lebih menghargai apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu dan para pejuang kita,” ujarnya.


Mahyeldi menilai sejarah Sumatera Barat memiliki banyak pelajaran penting mengenai keteguhan menjaga keberlangsungan bangsa. Salah satunya tercermin dari perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ketika Indonesia menghadapi Agresi Militer Belanda II.


Saat pusat pemerintahan di Jakarta dikuasai dan Presiden Soekarno serta Wakil Presiden Mohammad Hatta ditawan, perjuangan dari Sumatera Barat menunjukkan kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih berdiri.


“Ketika Bung Karno dan Bung Hatta ditawan, Jakarta dikuasai, masyarakat Sumatera Barat menjawab bahwa Indonesia masih ada. Yaitu dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia,” ungkapnya.


Menurut Mahyeldi, keberadaan PDRI yang berlangsung selama 207 hari menjadi salah satu bukti penting mengenai perjuangan mempertahankan kedaulatan Indonesia. Perjuangan tersebut dilakukan melalui pergerakan dari berbagai wilayah di Sumatera Barat hingga Riau.


Nilai perjuangan itu, lanjutnya, perlu diwariskan dengan cara yang lebih dekat dengan generasi sekarang. Salah satunya melalui penguatan pembelajaran sejarah di sekolah serta menjadikan situs-situs perjuangan sebagai bagian dari sarana edukasi bagi pelajar.


Dalam upaya tersebut, Mahyeldi melihat IKA Lemhannas dapat mengambil peran strategis. Alumni Lemhannas dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah dalam membangun wawasan kebangsaan sekaligus kepemimpinan generasi muda.


Mahyeldi juga mengingat kembali pengalamannya mengikuti pendidikan Lemhannas pada 2012, ketika dirinya masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang.


Ia menilai pendidikan Lemhannas memberikan bekal penting bagi seorang pemimpin karena proses pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui teori, tetapi juga diskusi, penulisan, presentasi dan pertukaran pengalaman dengan berbagai narasumber.


“Memang sangat perlu hal seperti itu, karena kepala daerah berasal dari profesi dan latar belakang yang sangat berbeda. Mereka perlu pembekalan sebelum bertugas,” katanya.


Selain menggandeng IKA Lemhannas, Mahyeldi juga mendorong keterlibatan alumni Paskibraka dalam membangun semangat kebangsaan di kalangan pelajar.


Menurutnya, para alumni Paskibraka dapat menjadi bagian dari gerakan pembinaan generasi muda dengan hadir di sekolah-sekolah, berbagi pengalaman serta menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan NKRI.


Pemprov Sumbar juga menyambut pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IKA Lemhannas Provinsi Sumbar yang akan digelar dalam waktu dekat. Mahyeldi berharap forum tersebut tidak berhenti pada agenda organisasi, tetapi mampu melahirkan program nyata yang dapat dirasakan masyarakat.


“Yang kita harapkan tentu bagaimana sinergi ini bisa melahirkan kegiatan konkret, terutama dalam pendidikan kebangsaan, kepemimpinan dan pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Umum IKA Lemhannas RI Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro mengapresiasi sambutan yang diberikan Pemprov Sumbar. Ia mengatakan kunjungannya bersama jajaran DPP IKA Lemhannas RI salah satunya untuk menghadiri Rakerda IKA Lemhannas Provinsi Sumbar.


“Kami ingin menyampaikan terima kasih atas sambutan yang begitu sungguh-sungguh. Kami merasa terhormat dapat hadir di tempat ini,” kata Purnomo.


Ia berharap komunikasi antara IKA Lemhannas dan Pemprov Sumbar semakin erat ke depan. Dukungan pemerintah daerah juga dinilai penting agar IKA Lemhannas Sumbar dapat berkembang dan menjadi penghubung yang kuat antara alumni di daerah dengan organisasi di tingkat nasional.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Bunda PAUD Provinsi Sumbar Hj. Harneli Mahyeldi, unsur Forkopimda Provinsi Sumbar, Ketua IKA Lemhannas Provinsi Sumbar Prof. Dr. Ir. Nasfrizal Carlo, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar, sejumlah kepala OPD Pemprov Sumbar, serta jajaran DPP IKA Lemhannas RI.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Ajak IKA Lemhannas Perkuat Pendidikan Kebangsaan Generasi Muda
  • 0

Terkini