Iklan

Padang Diselimuti Udara Berkabut, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Imbau Warga Waspada dan Gunakan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026, 6:39:00 PM WIB Last Updated 2026-08-13T11:39:10Z
Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria 


PADANG, politicnewss.id — Pemandangan langit Kota Padang yang tampak berkabut dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria. Kondisi atmosfer tersebut membuat jarak pandang di sejumlah kawasan terlihat menurun dan udara terasa berbeda dari biasanya.

Nanda mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi tersebut sebagai kabut asap akibat kebakaran. Menurutnya, masyarakat perlu merujuk informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengetahui penyebab dan perkembangan kondisi udara.

“Kita perlu memahami penyebabnya secara tepat. Jangan sampai masyarakat langsung menyimpulkan bahwa udara berkabut ini merupakan kabut asap akibat kebakaran. Informasi dari BMKG harus menjadi rujukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar,” kata Nanda.

Ia menjelaskan, kondisi udara berkabut dapat dipengaruhi berbagai faktor atmosfer, termasuk minimnya curah hujan, kondisi udara yang relatif kering, lemahnya pergerakan angin, serta keberadaan partikel debu, asap maupun polutan di udara.

Kondisi tersebut, lanjutnya, tidak hanya berpengaruh terhadap kenyamanan masyarakat, tetapi juga perlu diwaspadai pengguna jalan. Jarak pandang yang berkurang, terutama pada waktu-waktu tertentu, dapat meningkatkan risiko bagi pengendara.

“Bagi masyarakat yang berkendara, terutama ketika jarak pandang berkurang, agar lebih berhati-hati. Kurangi kecepatan dan jangan memaksakan diri jika kondisi pandangan tidak aman,” ujarnya.

Selain keselamatan di jalan, Nanda juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan, terutama jika kondisi udara terlihat semakin pekat atau menimbulkan ketidaknyamanan saat bernapas.

“Jangan lupa jaga kesehatan dan gunakan masker jika beraktivitas di luar rumah. Yang paling penting masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada,” katanya.

Nanda juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait meningkatkan pemantauan kondisi cuaca, kualitas udara, titik panas, serta potensi kebakaran lahan. Kondisi cuaca yang kering dinilai perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi persoalan lingkungan yang lebih serius.

“Kita berharap kondisi ini tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius. Pemantauan terhadap titik panas dan potensi kebakaran lahan harus terus dilakukan. Masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran,” tegasnya.

Berdasarkan pembaruan prakiraan BMKG pada 13 Agustus 2026, sejumlah wilayah Kota Padang masih berpotensi mengalami kondisi udara berkabut, sementara beberapa kawasan lainnya diprakirakan menghadapi kondisi kabut atau asap pada periode tertentu.

Nanda meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG maupun pemerintah daerah.

“Kalau kondisi udara semakin memburuk atau jarak pandang semakin terbatas, tentu kita harus lebih berhati-hati dalam beraktivitas. Ikuti informasi resmi dan jangan mengabaikan kondisi kesehatan,” tutupnya.
Komentar

Tampilkan

  • Padang Diselimuti Udara Berkabut, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Imbau Warga Waspada dan Gunakan Masker
  • 0

Terkini