![]() |
| Pendataan warga yang terkena dampak banjir di Gunung Sarik |
PADANG, politicnewss.id — Pemerintah Kecamatan Kuranji, Kota Padang, terus memastikan warga yang terdampak bencana banjir mendapatkan perhatian dan bantuan sesuai dengan kondisi yang dialami. Upaya tersebut dilakukan melalui pendataan susulan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat banjir, khususnya di Kelurahan Gunung Sarik.
Pendataan dan sosialisasi bantuan sosial tunai susulan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Kuranji pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya sejumlah warga terdampak banjir telah menerima bantuan tunai yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Sabtu (8/8/2026).
Di Kecamatan Kuranji, bantuan sosial tunai sebesar Rp2 juta diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat banjir. Penerima bantuan tersebar di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kuranji, Korong Gadang, dan Gunung Sarik.
Berdasarkan pendataan awal, tercatat sebanyak 191 rumah warga mengalami dampak kerusakan akibat bencana banjir. Namun, dalam proses penyaluran tahap pertama, masih ditemukan sejumlah warga terdampak yang belum masuk dalam daftar penerima bantuan.
Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Menurutnya, khusus di Kelurahan Gunung Sarik, terdapat 74 rumah yang telah masuk dalam data warga terdampak. Namun, dari jumlah tersebut masih terdapat warga yang belum terakomodasi dalam penyaluran bantuan sosial tahap pertama.
Karena itu, Kecamatan Kuranji bersama pihak kelurahan mengambil langkah cepat dengan melakukan mediasi dan sosialisasi kepada warga serta pengurus RT dan RW. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dalam proses pendataan susulan.
“Pada Selasa (11/8/2026), kami telah melakukan mediasi dan mengundang warga setempat serta pengurus RT dan RW terdampak untuk menyampaikan bantuan sosial susulan tahap kedua,” ujar Rozaldi Rosman.
Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan penjelasan mengenai mekanisme serta persyaratan pendataan ulang. Pihak kecamatan meminta masyarakat menyiapkan dokumen yang valid agar proses verifikasi dan rekapitulasi data dapat dilakukan sesuai ketentuan.
Rozaldi menjelaskan, pendataan susulan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai korban terdampak bencana.
“Data tersebut sedang kami rekap untuk dikoordinasikan dan diteruskan kepada BPKAD Kota Padang untuk proses selanjutnya,” katanya.
Setelah proses rekapitulasi selesai, data tersebut akan dikoordinasikan dan diteruskan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang untuk proses pencairan lebih lanjut. Pelaksanaannya tetap menunggu arahan serta petunjuk teknis dari perangkat daerah terkait.
Pemerintah Kecamatan Kuranji juga mengajak masyarakat dan perangkat RT/RW untuk ikut memastikan data yang disampaikan benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Hal tersebut penting agar proses penyaluran bantuan tahap berikutnya dapat berlangsung tepat sasaran, transparan, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Pendataan susulan ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir mendampingi masyarakat pascabencana. Bukan hanya pada saat bantuan disalurkan, tetapi juga dalam memastikan setiap warga yang terdampak memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan dukungan sesuai ketentuan.
“Harapan kami, pendataan selanjutnya tidak ada kendala lagi ke depannya pada saat bantuan diberikan,” tutur Rozaldi.
Kecamatan Kuranji berharap seluruh proses pendataan susulan berjalan lancar sehingga bantuan tunai tahap kedua nantinya dapat segera diproses dan disalurkan kepada warga yang telah memenuhi persyaratan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti prosedur pendataan dan memberikan dokumen yang benar untuk mempercepat proses verifikasi.
