Iklan

UNP Dorong Guru TK Payakumbuh Hadirkan LKPD Kreatif Berbasis Deep Learning

Rabu, 12 Agustus 2026, 3:45:00 PM WIB Last Updated 2026-08-12T08:47:04Z
UNP gelar pengabdian masyarakat 

PAYAKUMBUH, politicnewss id — Dunia pendidikan anak usia dini terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi. Guru dituntut tidak hanya mampu menyampaikan materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan dekat dengan kehidupan anak.


Semangat tersebut menjadi fokus Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB). Dosen dan mahasiswa Departemen Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP, memberikan pelatihan kepada guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Payakumbuh tentang cara merancang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Deep Learning dengan memanfaatkan Canva.


Pelatihan berlangsung di TK IPHI, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis (6/8/2026). Sebanyak 36 guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK) mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.


Kegiatan ini diketuai Dr. Elise Muryanti, S.Pd., M.Pd., bersama tim mahasiswa PGPAUD FIP UNP. Dua pemateri dihadirkan untuk memperkuat kemampuan peserta, yakni Mutia Afnida, M.Pd., yang membahas rancangan LKPD berbasis Deep Learning dan Tisna Syafnita, M.Pd., yang memberikan praktik pemanfaatan Canva untuk merancang LKPD.


Perwakilan Dinas Pendidikan, Syafni Hasni, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran UNP di Payakumbuh menjadi peluang bagi para guru untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan langsung di sekolah.


“Terima kasih kepada UNP yang telah memilih Kota Payakumbuh sebagai lokasi pelatihan. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan guru, terutama dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif,” katanya.


Tidak berhenti pada teori, peserta diajak memahami bagaimana konsep Deep Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini. Tiga prinsip utama, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning, menjadi landasan dalam menyusun LKPD.


Melalui pendekatan tersebut, guru diarahkan untuk membuat LKPD yang mampu mengajak anak belajar dengan penuh kesadaran, menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman nyata, serta menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.


Antusiasme peserta terlihat ketika memasuki sesi praktik. Guru diperkenalkan dengan berbagai fitur Canva yang dapat digunakan untuk membuat LKPD lebih menarik secara visual. Bahkan, peserta juga diarahkan mengoptimalkan akun belajar yang sudah dimiliki untuk mendukung proses pembuatan bahan pembelajaran.


Hasil pre-test menunjukkan 70 persen peserta telah memahami pentingnya menyusun LKPD yang berkaitan dengan pengalaman nyata dan disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Pemahaman tersebut kemudian dikembangkan melalui diskusi dan praktik selama pelatihan.


Para guru juga aktif bertukar pengalaman mengenai tantangan dalam menyusun bahan pembelajaran. Diskusi berkembang pada bagaimana menciptakan LKPD yang tidak sekadar menarik secara tampilan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan.


Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNP untuk menghadirkan pengabdian yang memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Bagi guru TK di Payakumbuh, pemanfaatan Deep Learning dan Canva diharapkan menjadi bekal baru untuk menciptakan pembelajaran yang semakin kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.


Dengan kreativitas guru dan dukungan teknologi, LKPD diharapkan tidak lagi dipandang sebatas lembar kegiatan, melainkan menjadi media yang mampu mengajak anak mengeksplorasi, berpikir, berkreasi, dan menikmati setiap proses belajar.

Komentar

Tampilkan

  • UNP Dorong Guru TK Payakumbuh Hadirkan LKPD Kreatif Berbasis Deep Learning
  • 0

Terkini