![]() |
| Persiapan lahan untuk dibangun hunian sementara bagi korban bencana hidrometeorologi |
PADANG, politicnewss.id — Pemerintah Kota Padang akan membangun 209 unit rumah hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang yang terjadi pada November 2025. Huntap tersebut berlokasi di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, dan dinyatakan aman dari ancaman banjir maupun tsunami.
Asisten II Setdako Padang, Dido Aryadi, mengatakan Huntap dibangun sebagai solusi hunian permanen bagi warga terdampak yang saat ini masih menempati hunian sementara dan Rusunawa Lubuk Buaya.
“Pembangunan Huntap ini menggunakan lahan milik Pemko Padang dan diperuntukkan bagi korban banjir bandang,” ujar Dido Aryadi saat meninjau lokasi, Jumat (23/1/2026).
Lokasi pembangunan berada di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka Balai Gadang dan telah melalui verifikasi Badan Geologi Nasional. Kawasan tersebut berada di dataran tinggi dan dinilai layak secara geologi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyebutkan Huntap dibangun di atas lahan seluas 2,9 hektare. Setiap unit bertipe 36 dengan luas tanah 78 meter persegi dan menggunakan konsep bangunan couple.
Pembangunan Huntap dijadwalkan dimulai Senin (26/1/2026) dan dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Setiap unit rumah dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, serta instalasi listrik dan air bersih.
Huntap tersebut diharapkan menjadi hunian permanen yang layak dan aman bagi korban banjir di Kota Padang. (Charlie)
Berita Terkait
Sekdaprov Sumbar Sidak Samsat Payakumbuh, Tekankan Pelayanan Cepat dan Tanpa Ego Sektoral
Sinergi BPBD–PDAM Padang, Lebih 1 Juta Liter Air Bersih Selamatkan Warga Terdampak
