Menteri PU Perintahkan Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Selama Lebaran

 

Pengerjaan jalur lembah Anai yang terputus dihantam galodo

TANAH DATAR, politicnewss.id — Kabar baik bagi pemudik! Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, menginstruksikan agar jalur nasional Lembah Anai difungsikan 24 jam penuh selama libur Idulfitri 2026. Perintah tegas itu disampaikan saat meninjau langsung lokasi perbaikan jalan, Rabu (28/1/2026).

Jalur Lembah Anai yang menghubungkan Kota Padang–Bukittinggi serta wilayah Sumatera Barat bagian utara selama ini masih diberlakukan sistem buka-tutup akibat kerusakan pascabencana akhir November 2025. Kondisi tersebut kerap memicu antrean panjang dan keluhan pengguna jalan.

Baca Juga : Pemprov Sumbar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Masyarakat Dharmasraya dengan PT Tidar Kerinci Agung

Baca Juga : Kolaborasi Legislatif–Eksekutif Percepat Huntara Kapalo Koto, 50 KK Mulai Tempati Hunian

“Saya minta ruas ini yang sudah fungsional bisa dibuka 24 jam penuh mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, tidak seperti sekarang yang hanya dibuka beberapa jam,” tegas Dody.

Tak hanya itu, Menteri PU juga memerintahkan seluruh alat berat dikeluarkan dari badan jalan selama masa libur Lebaran demi menjamin kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

“Tidak boleh ada alat berat di jalur. Jalan harus benar-benar siap digunakan masyarakat selama 24 jam,” tambahnya.

Dody menjelaskan, perbaikan permanen jalur Lembah Anai ditargetkan rampung pada Juli 2026. Namun khusus Lebaran, status fungsional akan dioptimalkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, sebelum pekerjaan dilanjutkan kembali secara maksimal.

Instruksi tersebut disambut positif oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Ia mengapresiasi langkah cepat Kementerian PU dalam menjaga konektivitas strategis di Sumbar.

“Kami sangat mendukung agar jalur Lembah Anai dapat difungsikan 24 jam selama libur Lebaran. Ini krusial untuk kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta penggerak ekonomi daerah,” ujar Mahyeldi.

Pemprov Sumbar, lanjut Mahyeldi, siap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kesiapan jalur, baik dari sisi teknis maupun keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga : Jembatan KA Lembah Anai Menuai Polemik, Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Fadli Zon Kompak Minta Kaji Ulang

Baca Juga : Wali Kota Padang: Pencopotan Direksi Bukan Solusi Atasi Krisis Air Bersih

“Kami berharap kebijakan ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan di Sumatera Barat,” katanya.

Peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Andre Rosiade, Bupati Agam Benny Warlis, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi, Kepala BWS Sumatera V Naryo Widodo, serta jajaran Pemprov Sumbar.