![]() |
| Kericuhan yang terjadi di DPRD Riau |
PEKANBARU, politicnewss.id – Suasana Gedung DPRD Riau mendadak berubah mencekam, Kamis (16/7/2026). Rapat Badan Anggaran (Banggar) yang semestinya membahas kepentingan masyarakat justru berakhir ricuh setelah adu mulut antaranggota dewan memicu bentrokan fisik hingga melibatkan para pendukung.
Insiden terjadi saat Banggar DPRD Riau menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pendapatan Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Medium DPRD Riau. Sejak awal jalannya rapat, atmosfer sudah memanas akibat perdebatan sengit antara Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ikhwan, dan Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet.
Ketegangan bermula ketika pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Riau Tahun 2025 berlangsung. Dalam forum tersebut hadir sejumlah anggota Banggar, di antaranya Suyadi, Imustiar, Indra Gunawan Eet, Andi Darma Taufik, Abdul Kosim, serta anggota lainnya.
Situasi mulai memuncak saat Indra Gunawan Eet menyampaikan pandangannya dan menyinggung dugaan keterlibatan unsur pimpinan DPRD dalam pergeseran anggaran APBD Riau 2025. Pernyataan itu langsung memicu reaksi dari Parisman Ikhwan yang melakukan interupsi karena merasa namanya dikaitkan dalam persoalan tersebut dan ingin memberikan klarifikasi.
Perdebatan pun berubah menjadi adu emosi. Kedua politisi terlibat saling sanggah dengan nada tinggi, disertai aksi saling menunjuk dan memukul meja rapat. Suasana ruang sidang yang awalnya digunakan untuk pembahasan anggaran berubah menjadi penuh ketegangan.
Kericuhan kemudian semakin sulit dikendalikan. Bentrokan fisik pecah setelah massa pendukung dari kedua kubu ikut terlibat. Dalam kekacauan itu, kursi disebut sempat diangkat dan aksi saling pukul pun tak terhindarkan, membuat suasana gedung dewan berubah menjadi kacau.
Akibat insiden tersebut, seorang petugas keamanan Sekretariat DPRD Riau, Harianto atau Anto Gledor, mengalami luka di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, seorang yang disebut merupakan anggota rombongan Indra Gunawan Eet juga dilaporkan mengalami luka ringan.
Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, pimpinan rapat akhirnya memutuskan menghentikan jalannya pembahasan. Hingga kini, insiden ricuh di Gedung DPRD Riau menjadi sorotan karena terjadi di tengah agenda resmi pembahasan anggaran daerah yang seharusnya berlangsung tertib dan kondusif.
