Perumda Air Minum Kota Padang Kebut Normalisasi Distribusi Air Pasca Bencana

 

Perumda AM Padang menggeber normalisasi distribusi air bersih 

PADANG, politicnewss.id — Dua bulan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang, Perumda Air Minum (PAM) Kota Padang terus menggeber upaya normalisasi distribusi air bersih ke rumah-rumah pelanggan. Berbagai langkah percepatan dilakukan agar layanan air kembali normal secara menyeluruh.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengungkapkan bahwa saat ini distribusi air telah mencapai lebih dari 98 persen. Capaian tersebut dinilai jauh membaik dibandingkan kondisi sesaat setelah bencana terjadi.

Baca Juga : Wali Kota Padang Apresiasi Kritik DPRD Soal Kekeringan, Tegaskan Penanganan Berbasis Data

Baca Juga : Penanganan Ruas Jalan Malalak Jadi Perhatian Nasional, Menteri PU Siapkan Jembatan Permanen dan Sabo Dam

“Alhamdulillah, distribusi air kini sudah mencapai 98 persen lebih. Ini perkembangan signifikan dibandingkan kondisi pasca bencana,” ujar Hendra.

Meski demikian, Hendra mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang belum teraliri secara maksimal, salah satunya kawasan Gunung Nago, Kecamatan Pauh. Kendala utama di wilayah tersebut adalah belum dapat dipasangnya jaringan pipa menuju lokasi akibat perubahan bentang sungai pasca banjir.

“Sebelum bencana, bentangan sungai hanya sekitar 150 meter. Namun setelah banjir, melebar hingga 250 meter, sehingga pemasangan pipa belum memungkinkan,” jelasnya.

Sebagai solusi sementara, Perumda Air Minum Kota Padang terus menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki. Bantuan air tersebut tidak hanya diberikan kepada pelanggan, tetapi juga masyarakat non pelanggan yang terdampak.

“Kami pastikan suplai air bersih tetap tersedia. Mobil-mobil tangki terus kami turunkan untuk membantu pelanggan dan juga masyarakat non pelanggan,” tegas Hendra.

Salah satu intake yang terdampak cukup serius akibat tingginya curah hujan adalah Intake Taban di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Saat ini, Perumda Air Minum Kota Padang tengah membangun kawat bronjong untuk mengamankan pompa serta sumber air dari ancaman kerusakan lanjutan.

Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Dorong OPD Punya Unit Pengaduan Mandiri, Ombudsman RI Siap Dampingi

Baca Juga : Wako Pekanbaru Agung Nugroho Dukung Pergantian Tugu Zapin, Dorong Wajah Baru Riau yang Tetap Berakar pada Budaya

Hingga kini, tercatat masih terdapat lima intake yang dalam tahap perbaikan, sebagian besar mengalami kerusakan berat. Meski demikian, Hendra optimistis seluruh layanan dan distribusi air bersih, baik kepada pelanggan maupun non pelanggan, dapat kembali normal dalam waktu dekat.

“Kami optimis pelayanan air bersih bisa terus berjalan dan segera pulih sepenuhnya,” pungkasnya.