![]() |
| Penghargaan diberikan BI kepada Pemprov Sumbar |
PADANG, politicnewss.id — Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mendorong percepatan transformasi digital daerah kembali berbuah manis. Bank Indonesia memberikan sejumlah penghargaan kepada pemerintah daerah di Sumbar dalam ajang Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2025, Bank Indonesia Award 2025, serta Apresiasi Mitra Pemerintah Kolaboratif 2025.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemerintah daerah di Sumatera Barat dalam memperkuat digitalisasi keuangan daerah yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan penguatan ekonomi regional.
Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Resmi Buka Seleksi Petugas Haji Daerah Sumbar 1447 H/2026 M
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen bersama pemerintah daerah di Sumatera Barat dalam memperluas elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses layanan publik berbasis digital,” ujar Mahyeldi di Padang, Sabtu (24/1/2026).
Ia menegaskan, Pemprov Sumbar bersama Bank Indonesia terus mendorong percepatan digitalisasi di 19 kabupaten dan kota, mulai dari perluasan transaksi non tunai hingga optimalisasi pemanfaatan QRIS dalam berbagai layanan pemerintahan.
“Digitalisasi bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi kebutuhan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efisien, akuntabel, dan inklusif. Manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Dalam ajang Bank Indonesia Award 2025, Pemprov Sumbar berhasil meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Pemerintah Provinsi Penggerak Ekonomi Digital Nasional Terbaik Wilayah Sumatera. Sementara pada Championship TP2DD 2025, Pemerintah Kota Payakumbuh keluar sebagai peringkat pertama TP2DD terbaik wilayah Sumatera, disusul Kabupaten Sijunjung di peringkat kedua kategori layanan sistem pembayaran.
Selain itu, Bank Indonesia juga menganugerahkan Apresiasi Mitra Pemerintah Kolaboratif 2025 kepada Pemprov Sumbar, Pemerintah Kota Padang Panjang, dan Pemerintah Kabupaten Solok, atas peran aktif dan kolaboratif dalam mendukung percepatan digitalisasi daerah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang meraih penghargaan tersebut.
Baca Juga : Rencana Pemotongan Dibatalkan, Dana TKD Sumbar 2026 Tetap Setara Tahun Lalu
“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital, memperkuat ekosistem pembayaran, serta menghadirkan layanan publik yang semakin inklusif, efisien, dan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah di Sumbar guna mewujudkan digitalisasi yang berkelanjutan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.
Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Sumatera Barat sebagai salah satu provinsi terdepan di wilayah Sumatera dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah melalui kolaborasi lintas sektor.
