APPA Sumbar 2026 - 2029 Dilantik, Siap Dongkrak Industri Percetakan dan Advertising di Tengah Ketatnya Persaingan

Pelantikan pengurus APPA 2026 - 2029

PADANG, politicnewss.id  – Industri percetakan dan advertising di Sumatera Barat kian menunjukkan geliatnya. Asosiasi Pengusaha Percetakan dan Advertising (APPA) Provinsi Sumatera Barat periode 2026 - 2029 resmi menggelar pelantikan pengurus, rapat kerja, dan seminar pada Minggu (15/2/2026), menjadi momentum penting kebangkitan sektor industri kreatif daerah.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang seremoni organisasi, tetapi juga forum strategis membahas arah pengembangan industri grafika, digital printing, dan advertising di tengah tantangan persaingan yang semakin ketat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Lyla Yanwar, mengapresiasi terbentuknya APPA Sumbar sebagai wadah resmi para pelaku usaha percetakan dan periklanan.

Baca Juga : Jelang Ramadan, Ketua DPRD Sumbar Suntik Semangat Siswa SMAN 8 Padang Raih Sukses Dunia Akhirat

Baca Juga : Menaker Gelontorkan Rp30,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumbar, 5.000 Warga Dapat Pelatihan Vokasi

“Kolaborasi ini diharapkan melahirkan inovasi dan kreativitas baru serta mampu menjawab berbagai tantangan yang ada. Dengan adanya satu asosiasi, pemerintah akan lebih mudah berkoordinasi dalam pengembangan produk pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM,” ujarnya.


Ia menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang formal dan sesuai aturan. Dalam kegiatan tersebut juga hadir narasumber dari PBJ (Pengadaan Barang dan Jasa), yang dinilai membuka peluang besar bagi pelaku advertising untuk memahami mekanisme kerja sama proyek pemerintah secara profesional dan transparan.

“Ini peluang bisnis advertising yang sangat bagus di Sumatera Barat. Kolaborasi yang baik tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga hingga kabupaten dan kota,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua APPA Provinsi Sumbar 2026 - 2029, Aniffuddin, menegaskan komitmennya merangkul seluruh pelaku usaha advertising agar dapat bersinergi dan tumbuh bersama.

“Kita akan merangkul seluruh usaha advertising untuk bekerja sama dan bersinergi demi kemajuan industri kreatif di Sumatera Barat. Target kita ke depan adalah membangun kekuatan bersama agar mampu bekerja sama dengan pemerintah dalam meng-handle proyek digital printing dan reklame,” tegasnya.

Namun, ia juga mengakui adanya tantangan besar yang dihadapi pelaku usaha lokal, terutama dalam persaingan dengan perusahaan dari luar daerah.

“Dari sisi kualitas, produksi di Padang belum sebanyak daerah lain seperti Pekanbaru. Kita terkendala pada cost produksi. Karena volume produksi kecil, biaya menjadi tinggi sehingga kita cukup berat bersaing dengan luar provinsi,” ungkapnya.

Karena itu, salah satu fokus APPA ke depan adalah memperkuat kolaborasi antaranggota untuk meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi biaya, dan kualitas layanan. Dengan sistem database anggota serta penguatan networking, diharapkan proyek-proyek besar bisa dikerjakan secara kolektif.

Baca Juga : Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD–Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pajak Air Permukaan

Baca Juga : Langgar Perizinan, Pemprov Sumbar Hentikan Sementara Tambang di Padang Pariaman

Pelantikan dan rapat kerja ini menjadi sinyal kuat bahwa APPA Sumbar tidak ingin sekadar menjadi organisasi formalitas, melainkan motor penggerak industri percetakan dan advertising agar naik kelas, kompetitif, dan mampu mendukung promosi pariwisata serta pertumbuhan ekonomi kreatif di Ranah Minang.

Semangat “maju bersama, sukses bersama” yang digaungkan pengurus baru diharapkan benar-benar menjadi fondasi masa keemasan industri percetakan dan advertising Sumatera Barat periode 2026–2029.