Tekan Tawuran dan Balap Liar, 600 Personel Gabungan Siaga Penuh Amankan Ramadan di Padang

 

Apel gabungan Polresta Padang jelang ramadan

PADANG, politicnewss.id  – Aparat keamanan bergerak cepat menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Sebanyak 600 personel gabungan dikerahkan untuk menyisir dan mengamankan titik-titik rawan gangguan ketertiban di seluruh wilayah Kota Padang. Langkah tegas ini dilakukan guna menekan potensi tawuran, balap liar, hingga penggunaan knalpot bising yang kerap meresahkan warga saat bulan suci.

Kapolresta Padang, Apri Wibowo, menegaskan pengerahan ratusan personel tersebut merupakan respons atas evaluasi gangguan kamtibmas pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga : Anggota Satpol PP Padang Ditabrak Saat Patroli Subuh, Alami Patah Tulang

Baca Juga : Ditertibkan Satpol PP Padang, Nasi Ampera Pedagang Mobil Box Justru Ludes Terbeli Petugas

“Pengalaman sebelumnya, saat Ramadan sering terjadi tawuran, balap liar, penggunaan knalpot bising, serta gangguan lainnya. Karena itu, kami lakukan pemetaan titik rawan dan pergelaran personel untuk mengantisipasi kejadian tersebut,” tegasnya usai apel kesiapsiagaan di Mapolresta Padang, Selasa (17/2/2026).

Tak hanya fokus pada pengawasan jalan raya, patroli intensif juga digencarkan di kawasan permukiman, khususnya saat masyarakat menjalankan Salat Tarawih dan Subuh berjamaah. Polisi mengantisipasi potensi pencurian rumah kosong ketika warga beribadah.

“Kami imbau masyarakat memastikan rumah dalam keadaan aman dan terkunci sebelum ditinggalkan. Peran aktif warga sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolresta menginstruksikan seluruh Kapolsek untuk turun langsung ke lapangan, berbaur dengan masyarakat, dan memastikan pengamanan benar-benar dirasakan manfaatnya.

Baca Juga : Satpol PP Padang Bongkar 5 Bangunan Liar di Simpang Alai, Picu Kelancaran Lalu Lintas

Baca Juga : Sambut Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kota Padang Perketat Pengawasan Penginapan dan Hiburan Malam

Selain itu, kepolisian juga menyoroti tradisi Balimau yang kerap dilakukan menjelang Ramadan. Mengingat kondisi cuaca ekstrem dan potensi banjir bandang, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas mandi di sungai demi keselamatan bersama.

Langkah taktis ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang. Kepala Kesbangpol Kota Padang, Syahendri Barkah, berharap pengamanan terpadu mampu menjaga stabilitas daerah.

Dengan siaga 600 personel gabungan, aparat berkomitmen memastikan Ramadan di Padang berlangsung aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan—tanpa gangguan tawuran maupun balap liar yang merusak suasana ibadah.