ISKADA Sumbar Perkuat Sinergi Organisasi Perempuan, Dorong Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

 

Pertemuan rutin Iskada

SOLOK SELATAN, politicnewss.id – Pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat (Sumbar) kembali digelar sebagai momentum penting memperkuat sinergi dan kolaborasi organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (9/4/2026), menjadi ajang strategis untuk menyatukan langkah serta mempertegas kontribusi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Pertemuan rutin dua bulanan ini dihadiri Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumbar, Ketua BKOW Provinsi Sumbar, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumbar.

Baca Juga : Transformasi Ekonomi Sumbar 2027 Digenjot: Investasi Jadi Kunci, Gubernur Dorong Hilirisasi hingga Digitalisasi UMKM

Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Kejar PAD dari Pajak Air, Target Rp1 Triliun

Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, menegaskan bahwa forum ISKADA bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, serta memperkuat kolaborasi antar organisasi perempuan.

“Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi program agar berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama TP PKK, GOW, dan DWP yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut sebagai tuan rumah.

Menurut Harneli, TP PKK, BKOW, dan DWP memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan masyarakat berdaya. Ia menekankan pentingnya fokus pada isu prioritas seperti pendidikan anak, kesehatan keluarga, ketahanan ekonomi, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Dengan sinergi yang kuat, program yang dijalankan akan lebih terarah dan memberikan dampak nyata,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh organisasi perempuan untuk terus berinovasi dan adaptif menghadapi dinamika pembangunan, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau yang menjunjung tinggi kebersamaan.

Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi Sumbar, Dianita Maulin Vasko, menegaskan ISKADA merupakan ruang strategis dalam memperkuat sinergi lintas organisasi perempuan di Sumbar.

Ia memaparkan sejumlah kegiatan BKOW, termasuk penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Solok sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak.

Senada dengan itu, Ketua DWP Provinsi Sumbar, Ny. Arimbi Arry, menyebut pertemuan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menjelaskan berbagai program yang telah dijalankan DWP, di antaranya peringatan HUT ke-26 melalui pelatihan content creator, senam massal, talkshow kesehatan, serta penguatan kapasitas organisasi melalui digitalisasi pelaporan. Selain itu, kegiatan keagamaan seperti buka bersama dan halal bihalal juga turut dilaksanakan.

Baca Juga : Sekdaprov Sumbar Soroti Paradoks Mentawai, Dorong Transformasi Ekonomi Percepat Pembangunan

Baca Juga : Gubernur Mahyeldi dan Menteri Hukum Resmikan 1.265 Posbankum di Sumbar, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Nagari

Ke depan, DWP Provinsi Sumbar akan terus menggulirkan berbagai agenda sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas keluarga dan peran perempuan di daerah.

Melalui pertemuan ISKADA ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antar organisasi perempuan di Sumatera Barat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga berkualitas, masyarakat berdaya, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.