Iklan

Panen Raya Cengkeh Solok Moncer, Mahyeldi Siapkan Irigasi hingga Jalan Tani untuk Dongkrak Produksi

Sabtu, 30 Mei 2026, 11:08:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T16:08:55Z

 

Gubernur Mahyeldi saat panen cengkeh 

SOLOK, politicnewss.id – Kabar menggembirakan datang dari sentra perkebunan cengkeh di Kabupaten Solok. Melihat hasil panen yang meningkat signifikan tahun ini, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyiapkan langkah besar untuk memperkuat kawasan sentra cengkeh melalui pembangunan infrastruktur pengairan dan jalan usaha tani.


Komitmen tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri panen raya cengkeh di kawasan perkebunan seluas sekitar 400 hektare di Bukit Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5/2026).


Menurut Mahyeldi, komoditas cengkeh masih menjadi salah satu andalan perkebunan Sumbar yang memiliki prospek cerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil panen yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya menjadi sinyal positif bahwa sektor ini layak mendapat perhatian lebih serius.


“Kita memiliki potensi cengkeh yang besar. Produktivitas yang meningkat harus diimbangi dengan dukungan infrastruktur yang memadai agar hasil petani terus bertambah,” ujarnya.


Salah satu fokus utama yang akan dibangun adalah sistem pengairan. Pemerintah Provinsi Sumbar melihat adanya potensi sumber air di kawasan perkebunan yang dapat dimanfaatkan melalui pembangunan jaringan pipa untuk memenuhi kebutuhan tanaman.


Selain itu, pembangunan jalan usaha tani juga menjadi prioritas. Akses yang lebih baik dinilai akan memudahkan petani mengangkut hasil panen, menekan biaya produksi, sekaligus mempercepat distribusi komoditas ke pasar.


“Setelah akses awal dibuka oleh pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi akan menindaklanjuti pembangunan jalan usaha tani untuk mendukung aktivitas perkebunan masyarakat,” tegas Mahyeldi.


Tak hanya fokus pada produksi, Mahyeldi juga mendorong petani mulai melirik peluang hilirisasi cengkeh. Ia menilai daun cengkeh yang selama ini sering terabaikan memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah menjadi minyak atsiri yang dibutuhkan berbagai industri.


“Potensi daun cengkeh sangat besar. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani dan membuka peluang usaha baru di daerah,” katanya.


Sementara itu, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pengembangan sentra cengkeh dan pembangunan infrastruktur pendukung di wilayahnya.


Menurutnya, dukungan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan.


Di sisi lain, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sumbar, Afniwirman, menegaskan Kabupaten Solok masih menjadi salah satu sentra produksi cengkeh terbesar di Sumbar. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong peningkatan kualitas budidaya, pengolahan hasil panen, hingga pengembangan industri minyak atsiri berbahan daun cengkeh.


Dengan dukungan infrastruktur, peningkatan budidaya, dan pengembangan hilirisasi, sentra cengkeh Solok diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai daerah penghasil cengkeh unggulan di Indonesia.

Komentar

Tampilkan

  • Panen Raya Cengkeh Solok Moncer, Mahyeldi Siapkan Irigasi hingga Jalan Tani untuk Dongkrak Produksi
  • 0

Terkini