Iklan

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Turnamen Simalanggang Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda Sumbar

Senin, 29 Juni 2026, 8:52:00 AM WIB Last Updated 2026-06-29T01:52:13Z

 

Gubernur Mahyeldi saat penutupan Open Turnamen Simalanggang Piala Gubernur Sumbar II 

LIMA PULUH KOTA, politicnewss.id – Open Turnamen Simalanggang Piala Gubernur Sumbar II resmi ditutup dengan semangat sportivitas dan antusiasme tinggi masyarakat. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa turnamen sepak bola yang digelar secara berkesinambungan menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Ranah Minang.


Saat menutup turnamen di Lapangan Bola Kaki Kayu Sijodun, Nagari Simalanggang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (28/6/2026), Mahyeldi menilai kompetisi sepak bola bukan hanya tentang perebutan gelar juara, tetapi menjadi wadah strategis untuk menemukan bibit-bibit unggul yang kelak mampu mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional hingga internasional.


Menurutnya, atmosfer kompetisi yang sehat akan membentuk karakter para pemain sejak usia dini. Selain meningkatkan kemampuan teknis, turnamen juga menjadi sarana membangun mental bertanding, menanamkan sportivitas, serta mempererat hubungan antarpemain maupun masyarakat dari berbagai daerah.


"Kompetisi seperti ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan. Dari lapangan-lapangan inilah akan lahir pemain-pemain potensial yang nantinya bisa menjadi kebanggaan Sumatera Barat," ujar Mahyeldi.


Ia memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, peserta, serta masyarakat Nagari Simalanggang yang dinilai berhasil menyelenggarakan turnamen hingga tuntas. Keberhasilan tersebut, kata Mahyeldi, menunjukkan bahwa pembinaan olahraga akan semakin kuat apabila pemerintah, masyarakat, dan insan olahraga mampu bersinergi.


Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk terus mendukung penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga di seluruh daerah. Semakin banyak turnamen yang digelar dengan kualitas yang baik, semakin besar peluang munculnya atlet-atlet berbakat yang siap bersaing di level lebih tinggi.


Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar dan pendewasaan diri. Kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari perjalanan seorang atlet yang harus disikapi dengan lapang dada, disiplin, serta semangat untuk terus meningkatkan kemampuan.


Mahyeldi menekankan bahwa prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengolah bola, tetapi juga dibangun melalui kerja keras, disiplin, sportivitas, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi modal utama dalam membentuk atlet yang berkarakter.


Lebih jauh, Mahyeldi menyebut olahraga memiliki peran besar dalam mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan memiliki jiwa kebersamaan. Karena itu, Open Turnamen Simalanggang Piala Gubernur diharapkan terus menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan talenta-talenta terbaik sepak bola Sumbar sekaligus mempererat persatuan masyarakat di berbagai daerah.


Dengan berakhirnya turnamen tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap semangat kompetisi dan pembinaan olahraga terus tumbuh, sehingga sepak bola Sumbar memiliki regenerasi pemain yang kuat dan mampu kembali bersaing di pentas nasional.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Tegaskan Turnamen Simalanggang Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda Sumbar
  • 0

Terkini