Iklan

Gubernur Mahyeldi Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM dan Ruang Kebersamaan Masyarakat Sumbar

Sabtu, 27 Juni 2026, 9:23:00 PM WIB Last Updated 2026-06-27T14:23:22Z
Gubernur Mahyeldi saat menghadiri nobar pertandingan Piala Dunia 2026 antara Mesir melawan Iran yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sumbar


PADANG, politicnewss.id – Antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa kegiatan nonton bareng (nobar) tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.


Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat menghadiri nobar pertandingan Piala Dunia 2026 antara Mesir melawan Iran yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, mahasiswa, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.


Menurut Mahyeldi, sepak bola memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang. Tingginya antusiasme warga yang hadir menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.


Ia berharap kegiatan nobar dapat terus dilaksanakan pada pertandingan-pertandingan berikutnya hingga babak final agar masyarakat memiliki ruang berkumpul yang positif dan inklusif.


Gubernur juga mengungkapkan bahwa Pemprov Sumbar bersama TVRI telah menjalin koordinasi untuk memanfaatkan videotron yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota sebagai lokasi penyelenggaraan nobar. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat menikmati pertandingan secara bersama-sama di berbagai daerah.


Selain menjadi hiburan, Mahyeldi menilai tayangan Piala Dunia memiliki nilai edukatif, khususnya bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional. Menurutnya, pertandingan level dunia dapat menjadi inspirasi sekaligus sarana belajar mengenai teknik, strategi, dan semangat sportivitas.


Ia juga memberikan apresiasi kepada TVRI yang dinilai konsisten menghadirkan siaran olahraga internasional hingga menjangkau desa dan nagari di Sumatera Barat, termasuk rencana penayangan Piala Dunia U-17. Kehadiran siaran tersebut dinilai membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati tontonan berkualitas.


Di sisi lain, Mahyeldi menegaskan bahwa kegiatan nobar mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Pada pelaksanaan kali ini, sejumlah pelaku UMKM turut dilibatkan untuk memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung dengan membuka stan dagangan di lokasi acara.


Ke depan, ia berencana mengembangkan konsep nobar yang dipadukan dengan pelaksanaan Car Free Day di kawasan Kantor Gubernur Sumbar. Dengan dukungan videotron dan tingginya aktivitas masyarakat, kawasan tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan publik yang mampu meningkatkan omzet para pelaku UMKM.


"Semakin banyak masyarakat yang hadir, semakin besar pula perputaran ekonomi yang tercipta. Nobar bukan sekadar menonton pertandingan, tetapi juga menjadi sarana menghidupkan ruang publik, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan mempererat kebersamaan," ujar Mahyeldi.


Ia berharap penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026 dapat terus diperluas hingga ke kabupaten dan kota di Sumatera Barat sehingga manfaat sosial, ekonomi, dan hiburan yang dihadirkan dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih merata.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM dan Ruang Kebersamaan Masyarakat Sumbar
  • 0

Terkini