![]() |
| Pelatihan peningkatan kapasitas pengusaha UMKM |
PADANG, politicnewss.id – Semangat baru terpancar dari wajah Trisa Zuhri usai mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan UMKM yang digelar Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, Senin (6/7/2026). Pengusaha rumah makan Ampera dan rumah kos di kawasan Limau Manis itu mengaku mendapatkan banyak ilmu baru tentang strategi meningkatkan penjualan, memperluas target pasar, hingga memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan usahanya yang selama ini masih berfokus pada pasar di lingkungan sekitar.
"Pelatihan ini membuka wawasan saya tentang bagaimana meningkatkan penjualan, menentukan target pasar, hingga memanfaatkan media digital untuk mengenalkan usaha. Selama ini usaha saya masih berputar di dalam kampung. Mudah-mudahan setelah mengikuti bimtek ini usaha bisa berkembang lebih luas," ujarnya.
Trisa menilai kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan, khususnya bagi pelaku UMKM yang baru memulai usaha dan masih minim pengalaman. Dengan bekal ilmu yang diperoleh, para pengusaha diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi mampu terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Sumbar Muhidi yang telah menghadirkan pelatihan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kemajuan pelaku usaha kecil di Sumatera Barat.
"Terima Kasih kepada bapak Ketua DPRD Sumbar yang telah menggelar pelatihan UMKM ini dan sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar Muhidi menegaskan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh ilmu, jaringan, dan kemauan untuk terus belajar. Menurutnya, silaturahmi menjadi salah satu kunci penting dalam membangun usaha karena dari hubungan yang baik akan lahir berbagai peluang kerja sama dan rezeki. Ia juga mengingatkan bahwa orang yang terus mencari ilmu akan selalu memiliki bekal untuk menghadapi perubahan.
" DPRD Sumbar memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui tiga fungsi utama, yakni pembentukan regulasi yang berpihak kepada pelaku usaha, pengalokasian anggaran melalui APBD untuk program pemberdayaan UMKM, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program yang dijalankan organisasi perangkat daerah," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital. Menurutnya, pelaku UMKM harus mulai memanfaatkan website, media sosial, dan konten digital agar produk mereka lebih dikenal masyarakat luas.
"Kalau orang tidak tahu produk kita, bagaimana mereka akan membeli? Karena itu UMKM harus berani masuk ke dunia digital dan terus belajar mengikuti perkembangan zaman," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Muhidi membagikan lima resep menuju kesuksesan bagi para pelaku usaha. Pertama, berani memulai meski belum merasa benar-benar siap. Kedua, fokus pada langkah kecil dan menjaga kepercayaan pelanggan melalui kualitas produk yang konsisten. Ketiga, menjadikan disiplin sebagai kekuatan utama dibanding hanya mengandalkan motivasi sesaat. Keempat, tidak takut menghadapi kegagalan karena keberhasilan membutuhkan proses, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi. Kelima, membiasakan menyelesaikan setiap pekerjaan hingga tuntas, bukan sekadar memulai.
Menurut Muhidi, kepercayaan pelanggan merupakan fondasi utama dalam membangun sebuah merek. Produk yang memiliki kualitas tetap akan melahirkan loyalitas konsumen dan menjadi modal besar bagi perkembangan usaha.
"Dunia usaha selalu menghadirkan dua pilihan, yakni masalah atau peluang. Karena itu, pelaku UMKM harus mampu melihat setiap perubahan sebagai kesempatan untuk berkembang, bukan sebagai ancaman," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi berharap semakin banyak UMKM yang tumbuh menjadi usaha tangguh, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Dengan bekal ilmu, kemampuan beradaptasi, serta semangat pantang menyerah, pelaku UMKM diyakini akan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah di masa mendatang.
