Iklan

Puluhan Ibu-Ibu Tangguh Ikuti Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong UMKM Naik Kelas di Era Digital

Sabtu, 11 Juli 2026, 7:06:00 PM WIB Last Updated 2026-07-11T12:06:45Z

 

Bimtek peningkatan perempuan 

PADANG, politicnewss.id – Semangat perempuan Sumatera Barat untuk terus bangkit dan mandiri terlihat dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Ekonomi Perempuan yang digelar pada Sabtu (11/7/2026). Puluhan ibu-ibu hebat yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian keluarga mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.


Bimtek ini tidak hanya menjadi wadah menambah wawasan, tetapi juga membuka peluang bagi para perempuan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas akses terhadap pembiayaan dan pasar.


Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga hadir sebagai pelaku UMKM, pedagang, petani, pekerja, hingga penggerak utama ekonomi keluarga.


"Karena itu, DPRD Sumbar memiliki peran strategis untuk memastikan setiap kebijakan daerah mampu membuka ruang yang lebih luas bagi pemberdayaan ekonomi perempuan," kata Muhidi.


Ia menjelaskan, DPRD terus mendorong berbagai langkah konkret agar perempuan semakin berdaya secara ekonomi. Di antaranya melalui program UMKM perempuan naik kelas, penyediaan skema pembiayaan atau kredit yang ramah perempuan, pelatihan berbasis kebutuhan pasar dan digitalisasi usaha, fasilitasi promosi melalui pameran, bazar dan marketplace, penguatan koperasi perempuan serta kelompok usaha bersama.


Selain itu, Muhidi juga menekankan pentingnya penyediaan data pelaku usaha perempuan hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Menurutnya, sinergi dengan perbankan, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga komunitas menjadi kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi perempuan.


"Tidak mungkin kita berkembang jika tidak mengikuti perkembangan zaman. Kalau kita tidak cepat mendapatkan dan memanfaatkan informasi, maka peluang akan hilang begitu saja," ujarnya.


Muhidi menilai, perkembangan teknologi dan ekonomi digital harus menjadi peluang yang dimanfaatkan oleh perempuan pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.


Ia menambahkan, kebijakan yang baik tidak boleh berhenti pada tataran regulasi semata, tetapi harus diwujudkan dalam program-program yang nyata, terukur, dan berkelanjutan sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


"Kebijakan yang baik harus diterjemahkan ke dalam program yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. DPRD berperan mendorong langkah konkret yang benar-benar menjawab kebutuhan perempuan di lapangan," tegasnya.


Menurut Muhidi, dampak pemberdayaan ekonomi perempuan sangat besar. Tidak hanya meningkatkan kesejahteraan perempuan sebagai individu, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat, hingga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.


Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak perempuan Sumatera Barat yang mampu membangun usaha yang mandiri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dan daerah.

Komentar

Tampilkan

  • Puluhan Ibu-Ibu Tangguh Ikuti Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong UMKM Naik Kelas di Era Digital
  • 0

Terkini