Iklan

Pemanfaatan Dana TKD Dikebut, Dinas BMCKTR Sumbar Optimistis 18 Program Strategis Rampung Tepat Waktu

Jumat, 07 Agustus 2026, 10:25:00 PM WIB Last Updated 2026-08-07T15:25:01Z

 

Sejumlah proyek infrastruktur dikebut

PADANG, politicnewss.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah melalui pemanfaatan tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat. Sebanyak Rp258,45 miliar yang dikelola Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) difokuskan untuk menjalankan 18 program strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.


Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades, menegaskan seluruh program yang dibiayai melalui tambahan TKD berjalan sesuai rencana. Sejumlah proyek bahkan telah memasuki tahap pelaksanaan di lapangan.


"Seluruh kegiatan berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Hingga 31 Juli 2026, realisasi keuangan mencapai 8,06 persen, sementara realisasi fisik telah menyentuh 20,53 persen. Ini menunjukkan proses pembangunan terus bergerak," kata Armizoprades di Padang, Jumat (7/8/2026).


Ia menjelaskan, tambahan anggaran tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Program yang dikerjakan meliputi peningkatan sistem penyediaan air minum, pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh, pembangunan drainase perkotaan, rehabilitasi dan rekonstruksi jalan provinsi, pembangunan dan penggantian jembatan, pemeliharaan rutin jalan, pengadaan Jembatan Bailey, hingga penguatan tata ruang dan pengawasan penyelenggaraan infrastruktur.


Menurut Armizoprades, porsi anggaran terbesar diarahkan untuk rehabilitasi jalan provinsi senilai Rp104,39 miliar, rekonstruksi jalan Rp49,03 miliar, penggantian jembatan Rp28,68 miliar, pembangunan jembatan Rp26,73 miliar, pengadaan Jembatan Bailey Rp14,20 miliar, serta pemeliharaan rutin jalan provinsi sebesar Rp15,85 miliar.


Ia menilai capaian fisik yang saat ini berada di kisaran 20 persen merupakan bagian dari proses normal pelaksanaan proyek. Pasalnya, setiap pekerjaan harus melalui tahapan administrasi, pengadaan, hingga pelaksanaan teknis sesuai regulasi.


"Angka realisasi saat ini bukan menunjukkan adanya keterlambatan. Justru seluruh pekerjaan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Kami optimistis seluruh program strategis ini dapat dituntaskan sesuai target pada Desember 2026," tegasnya.


Armizoprades juga mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan. Ia menyadari aktivitas proyek di sejumlah ruas jalan dapat menimbulkan gangguan sementara terhadap arus lalu lintas maupun kenyamanan pengguna jalan.


"Kami memohon maaf apabila selama proses pembangunan terdapat gangguan terhadap mobilitas masyarakat. Ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik. Kami berharap masyarakat dapat memberikan dukungan agar seluruh pekerjaan selesai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan bersama," pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

  • Pemanfaatan Dana TKD Dikebut, Dinas BMCKTR Sumbar Optimistis 18 Program Strategis Rampung Tepat Waktu
  • 0

Terkini