![]() |
| Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, saat menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 12 Tahun 2017 tentang Kepemudaan |
PASAMAN, politicnewss.id — Masa depan daerah dan bangsa tidak terlepas dari peran generasi muda. Karena itu, pemuda perlu dibekali karakter yang kuat, keterampilan, serta lingkungan pergaulan yang sehat agar mampu tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan membawa perubahan positif.
Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, saat menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 12 Tahun 2017 tentang Kepemudaan di Kogusda Unit 1 Rao, Nagari Taruang-Taruang, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk memahami pentingnya peran mereka dalam pembangunan, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap ancaman narkoba dan kenakalan remaja yang dapat menghambat masa depan.
Dalam kesempatan itu, Ali Muda menekankan bahwa pemuda bukan sekadar penerus, melainkan juga bagian penting dari proses pembangunan yang berlangsung saat ini. Potensi, kreativitas, dan semangat anak muda perlu diarahkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemuda memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan bangsa. Kita ingin generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas, memiliki semangat untuk maju, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan daerahnya,” ujar Ali Muda.
Ia mengingatkan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin beragam. Penyalahgunaan narkoba dan pergaulan yang tidak sehat menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga keluarga dan lingkungan masyarakat.
Menurutnya, membangun generasi muda yang tangguh harus dimulai dengan membiasakan diri melakukan kegiatan bermanfaat. Anak muda perlu memiliki tujuan hidup, berani mengembangkan potensi, serta mampu memilah lingkungan pergaulan yang mendukung masa depan mereka.
“Jangan sampai masa depan yang masih panjang justru rusak karena salah memilih pergaulan. Manfaatkan waktu untuk belajar, mengembangkan bakat, berolahraga, dan melakukan kegiatan yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat,” pesannya.
Ali Muda juga mendorong pemuda di Kecamatan Rao untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif, mulai dari organisasi kepemudaan, kegiatan sosial, olahraga, hingga kewirausahaan. Berbagai aktivitas tersebut dinilai dapat menjadi wadah untuk membangun kedisiplinan, mengasah kemampuan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Ia berharap sosialisasi Perda Kepemudaan tidak berhenti sebatas penyampaian aturan, tetapi benar-benar menjadi dorongan bagi pemuda untuk memahami hak dan kewajibannya serta mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pembangunan kepemudaan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Perlu dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar anak-anak muda kita memiliki ruang untuk berkembang, berkarya, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Ilmi, ST, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Harisudin, serta Sekretaris Nagari Taruang-Taruang, Rajab.
Melalui kegiatan ini, Ali Muda berharap pemuda Nagari Taruang-Taruang dan wilayah Rao pada umumnya semakin termotivasi untuk mengembangkan diri, menjauhi narkoba, serta berperan aktif dalam kegiatan pembangunan.
Ia menilai, pemuda yang memiliki karakter kuat, kreativitas, dan kepedulian sosial merupakan modal penting bagi kemajuan Pasaman sekaligus dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
